Raup Ratusan Juta, Guru Honorer di Purworejo Tipu 4 CPNS

  • Whatsapp
Salah satu bukti transfer dari korban penipuan CPNS di Purworejo. (Foto : M. Fauzi / Portal Indonesia)

PURWOREJO| portal-indonesia.com – Dugaan penipuan CPNS terjadi di wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sedikitnya empat orang, yakni SRM (42), NH (50), RM (40) dan SI (43), keempatnya warga Kecamatan Pituruh, Purworejo, mengaku menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh SAP, warga Desa Semampir, Kecamatan Pituruh, yang juga bekerja sebagai guru wiyata di SDN Luweng Lur, Kabupaten Purworejo.

Kejadian berawal pada tahun 2013 silam, ada seleksi para guru wiyata. Karena salah satu korban tidak lolos dalam seleksi tersebut, maka di manfaatkan oleh pelaku untuk menipu.

Bacaan Lainnya

Saat di temui Rabu (23/12), salah satu korban di rumahnya, SI menceritakan bahwa kejadian itu pada tahun 2013.

“Tahun 2013 silam ada guru honorer saya tidak ikut seleksi dan saya tidak terjaring seleksi itu,” ucapnya.

Lanjut cerita SI, bahwa SAP menawarkan kepadanya jika ada tambahan kuota untuk menjadi PNS. “Saya ditawari dia (SAP, red) katanya ada kuota kosong dan saya dijanjikan untuk mengisi kuota PNS yang kosong tersebut. Karena saya percaya maka saya mengikuti persyaratan yang di ajukan olehnya. Saya percaya saja wong sama teman sendiri masa mau menipu?,” katanya

Kemudian korban diminta untuk menyetorkan uang. “Pertama kali saya mengeluarkan uang 10 juta dan yang 70 juta transfer pertama saya lepas uang ke SAP dan disitu ada teman dia, mengaku namanya Nur Muaffah” bebernya

Masih cerita SI lagi, pada waktu penyerahan uang 10 juta dia tidak ada bukti kwitansi. Tetapi kalau bukti transfernya ada.

Usai menyerahkan sejumlah uang, korban dijanjikan oleh terduga pelaku, bahwa kalau memang nanti tidak jadi PNS maka uangnya bisa kembali 100%.

Di tempat terpisah koban yang lain menyampaikan bahwa mereka berempat sudah mengeluarkan uang yang ditotal sebesar 320 juta rupiah.

“Yang 40 juta langsung di terima oleh SAP dan sisanya 280 suruh trasfer ke rekening atas nama Nur Muaffah dan nomor rekening itu juga yang ngasih SAP sendiri,” ucap mereka

Sementara itu terduga pelaku SAP saat di konfirmasi terkait permasalahan itu berdalih bahwa ia hanya menyampaikan informasi seputar CPNS ke mereka karena ada informasi dari teman.

“Untuk uang yang sejumlah itu saya tidak memakai atau menikmatinya,” singkatnya. (Fauzi/Mak)

Tinggalkan Balasan