Peduli Kemanusiaan, Kapolda Sumsel Bantu Balita Penderita Kanker di Ogan Ilir

  • Whatsapp

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi membopong balita (Elza Putra Sanjaya) saat hendak ke RS Bhayangkara Palembang. 


OGAN ILIR|portal-indonesia.com – Seorang balita asal Dusun II Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumsel, menderita kanker pada giginya.

Bacaan Lainnya

Tiba-tiba balita yang diketahui bernama Elza Putra Sanjaya umur 4 tahun putri dari pasangan suami istri, Zuhdi (49) dan Junita (40) yang sedang berada rumahnya, didatangi oleh rombongan petugas medis RS Bhayangkara Palembang dengan didampingi Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi.

Kedatangan rombongan petugas medis RS Bhayangkara Palembang bersama AKBP Imam Tarmudi, untuk mengecek sekaligus menjemput penderita kanker untuk dibawa ke RS Bhayangkara Palembang agar mendapatkan perawatan dan pengobatan di rumah sakit tersebut.

Setelah balita penderita kanker bersama keluarganya tiba di RS Bhayangkara Palembang pada Selasa (22/12) sekira pukul 12.30 WIB, balita itu langsung dibawa ke ruang IGD rumah sakit tersebut.

Sebelum tiba di RS Bhayangkara Palembang, orang tua dan keluarga dari Elza Putra Sanjaya merasa terkejut ketika pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang didampingi Kapolres OI tiba di kediaman mereka untuk memberikan bantuan pengobatan kepada anaknya.

“Awalnya saya kaget banyak polisi datang ke rumah. Mereka kasih tahu, kalau anak saya dibantu pengobatan oleh bapak Kapolda. Saya mengucapkan terimakasih atas bantuannya kepada anak saya, kami ini kerjanya hanyalah petani,” ungkap Zuhdi usai melihat kondisi anaknya saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang.

Zuhdi menuturkan, sebelum mengidap kanker, anaknya (Elza Putra Sanjaya) merupakan sosok yang periang. Namun sejak sakit, anaknya itu hanya terbaring lemas.

“Anaknya periang, sakitnya ini awal April 2020. Anak kami sempat dibawa ke spesialis dokter gigi, tapi setelah lebaran malah besar,” ujarnya.

Ibu Junita (40) menambahkan, awalnya itu ada benjolan sedikit di pipi seperti sakit gigi tidak membesar biasa. “Sakitnya itu dirasakan sudah 9 bulanan. Sedangkan pembengkakan pada pipinya terjadi sudah 3 bulan ini,” sambung Junita saat didampingi Rosdanila (41).

Atas bantuan pengobatan terhadap anak mereka di RS Bhayangkara, keluarga pasien mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sumsel.

“Kita berterimakasih dengan yang memberikan bantuan, yakni bapak Kapolda. Tadi disuruh langsung ke sini (RS Bhayangkara Palembang). Kami tiba pas Dzuhur tadi. Bapak Kapolda, sekali lagi kami mengucapkan banyak terimakasih atas bantuannya. Kita sudah di sini (RS Bhayangkara Palembang),” bebernya.

Balita (Elza Putra Sanjaya) di RS Bhayangkara Palembang.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, AKBP Wahono Edhi P mengatakan, setelah mendapat perintah dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, ia langsung memerintahkan jajarannya untuk menjemput pasien di rumahnya.

“Tadi kita diperintahkan Bapak Kapolda untuk mengecek dan menjemput korban langsung pasien di kediamannya. Saat ini korban sudah dalam penanganan pihak RS Bhayangkara Palembang,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan