Pilbup Purworejo Versi Agus GB

  • Whatsapp
Agus GB Purworejo. (Foto : Istimewa)

PURWOREJO | portal-indonesia.com – Salah satu tokoh lokal Purworejo yang juga pernah ikut di dalam penjaringan calon Bupati dan Wabup Purworejo tahun 2020 lewat PDIP Perjuangan, yakni Agus GB, mengomentari dan memiliki versi seputar Pilkada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Ini pendapat subjektif saya ya, petahana jika di lihat dari progres fisik pembangunan dan konsepnya bisa kita lihat bermasalah. Apalagi, di konstelasi ini, kan kira-kira hanya 3,5 tahun saja waktu pemerintahan ke depan. Pilihan terbaik ya dilanjutkan lagi, karena sudah paham peta, arah pembangunan mau di apakan tentu saja oleh pasangan ini, ” urainya.

Bacaan Lainnya

Pendapat tersebut hanya pendapat beliau pribadi. Komunikasi dari ketiga calon pun sudah berulangkali terjalin. Tetapi, Agus GB mengatakan tetap mendoakan semuanya agar lancar dan sukses.

Jika mau berkomunikasi bisa lewat kedua putra putrinya yang kebetulan ada di kedua calon yang berbeda. Agus GB hanya ingin mengajak masyarakat Purworejo lebih cerdas dan mengedepankan realitas, kewajaran serta nalar yang sehat.

”Jika melihat kekurangan, ya pasti ada kurangnya to ya. Lihat dari pemimpin-pemimpin Purworejo sebelumnya. Tapi gagasan besar, progres besar saya lihat dibawah kepemimpinan Agus Bastian dan Yuli Hastuti ini telah berani memulainya. Tiga tahun setengah lagi semoga saja bisa melengkapi kekurangan-kekurangan itu,” katanya, Sabtu (28/11).

Lanjut Agus, dirinya semasa menjabat dan ada di dinas juga normatif saja. Tak pernah ada masalah dengan beliau. Pun setelah pensiun dan berbisnis, dia sama sekali tak ada ada yang berkaitan atau bersinggungan, kerjasama dengan kepemimpinannya.

Agus GB menambahkan, dirinya setelah melihat beragam pendapat, statement yang beredar di sosial media, mengatakan bahwa jangan berlebihan jika membela atau menyerang calon yang di dukung. Apalagi jika tema, hal-hal tersebut ternyata tidak benar terbukti. Ini adalah fitnah, dan masuk di salah satu dosa besar.

“Sewajarnya saja mas. Politik ini harus di lalui dengan kegembiraan dan harapan-harapan positif serta di lalui dengan cara-cara yang sewajarnya. Nalar sehat dan nurani harus di utamakan. Nanti jika petahana menang lagi saya rasa juga memag sudah lumrah. Harus lebih bekerja keras dan ada taktik yang cerdas, luar biasa ya dari kedua calon lainnya untuk memenangkan kompetisi ini” imbuhnya.

“Silakan 9 Desember nanti datang ke TPS, mencoblos dan jangan sampai golput. Yakin dengan pilihan anda ya, kemerdekaan yang sejati. Memilih atas nama nurani, dan fakta. Pendapat saya ini pun hanya subjektif saya pribadi. Sama sekali tak ada kaitan dengan ketiga calon manapun, tentu atas berdasar logika sehat saya pribadi dan nurani setelah melihat fakta-fakta yang terjadi di lapangan,” pungkasya.( Fauzi)

Tinggalkan Balasan