Resahkan Warga, MUI Minta Tempat Hiburan Malam di Banyugelugur Ditutup

  • Whatsapp

Suasana di salah satu tempat hiburan malam atau Kafe Karaoke di Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. (Photo: Istimewa)


SITUBONDO | portal-indonesia.com – Empat tempat hiburan malam atau Kafe Karaoke di Desa Banyuglugur, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, hingga kini masih bebas buka setiap hari hingga dinihari. Hal ini mendapat respon dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten setempat.

Bacaan Lainnya

“Harusnya itu ditutup, tidak boleh dibuka. Apalagi saat ini masih masa pandemi Covid-19. Dan di Situbondo masih masuk zona orange. Karena, mengutip dari sejumlah sumber berita, penularan covid di dalam ruangan itu sangat rentan,” kata Ketua Umum MUI Kabupaten Situbondo, Kiai Saiful Muhyi, saat dikonfirmasi oleh awak media Senin (23/11/2020).

Munurut Kiai Muhyi, dengan adanya Kafe Karaoke seperti itu, tidak semua masyarakat senang, yang jelas lebih banyak yang tidak suka. Tak hanya itu, selain dilarang oleh Agama Islam, kegiatan seperti itu juga merusak citra keluarga bagi pelanggan yang memiliki keluarga.

“Nanti kami MUI, akan berkoordinasi dan kerjasama dengan pihak TNI-Polri, Polres dan Kodim tentunya, serta Dinas terkait lainnya di Situbondo. Kami harus tahu perizinannya, operasionalnya. Meski tetap menjaga soal prokes, tapi untuk saat ini harus tutup,tidak boleh,” tutur Kiai Muhyi.

Sementara itu, seorang warga di sekitar tempat Kafe Kareoke itu yang tidak mau disebutkan namanya mengaku resah atas kegiatan tersebut. Karena hingga saat ini empat Kafe Karaoke itu masih leluasa dan bebas, sehingga terlihat para pelanggan keluar masuk lokasi itu, dan itu membuat pemandangan warga tidak nyaman dan resah.

“Kami atas nama warga minta segera ditutup kegiatan di dalam ruangan yang bermodus hotel dan kafe itu. apalagi sekarang ini masih kondisi pandemi Covid-19,” kata seorang warga itu.

Diketahui, empat Kafe Karaoke atau hiburan malam itu adalah Petani Hill, Ashika, Marisa dan Nirwana. Keempatnya sudah dilakukan penutupan sebelumnya.

Seperti yang telah ramai di pemberitaan sebelumnya, karena dinilai telah menyebabkan penyebaran COVID-19, beberapa tempat hiburan dan klub malam di Kecamatan Banyuglugur tersebut ditutup secara serentak per tanggal 8 Oktober 2020.

Namun, penutupan sejumlah tempat hiburan dan klub malam tersebut hanya berlangsung selama dua hari saja, yakni sejak Jumat (8/10) hingga Minggu (10/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah itu, tempat hiburan dan klub malam di Kecamatan Banyuglugur tersebut kembali bebas dibuka.

Tinggalkan Balasan