Bongkar Kasus Perdagangan Orang di Puncak Bogor, Polisi Bekuk Tiga Pelaku

  • Whatsapp

Saat konferensi pers di Mapolres Bogor Polda Jabar, sejumlah tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang ditujukkan kepada wartawan, Sabtu ((21/11/2020). 


BOGOR | portal-indonesia.com – Sat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar berhasil ungkap kasus tindak pidana perdagangan orang yang beroperasi di sebuah villa di kawasan Cisarua Puncak Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Dari pengungkapan tersebut, Polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku di tempat yang berbeda. Para pelaku tersebut bermodus akan memperkerjakan mereka sebagai pembantu rumah tangga dengan menyedikan tempat penampungan sementara berupa mess.

Kasus ini terungkap bermula dari informasi yang didapatkan masyarakat bahwa di daerah puncak ada penjualan orang untuk diperjual belikan atau dengan tujuan eksploitasi seksual.

Menerima laporan tersebut, Sat Reskrim langsung melakukan penyelidikan, dan kemudian mendapatkan para korban yang sedang di eksploitasi di sebuah villa di kawasan puncak.

Saat itu juga, pelaku laki-laki berinisial HI (33) sedang melakukan transaksi penjualan orang langsung diamankan pihak kepolisian.

Selanjutnya dilakukan pengejaran terhadap 2 orang pelaku lainnya dan berhasil diamankan di daerah Cianjur yaitu seorang perempuan berinisial HA (41) dan seorang pria berinisial AN (29).

Total pelaku yang berhasil diamankan sebanyak 3 orang dan korban sebanyak 14 perempuan yang rata-rata masih berusia remaja.

Konferensi pers kasus tindak pidana perdagangan orang di Mapolres Bogor Polda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si., menginformasikan bahwa, dalam kasus ini para pelaku yang berhasil diamankan, akan dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 2 UU tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang No 21 Tahun 2007 dan Pasal 296 KUHP dan 506 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

“Sementara itu para korban akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan di UPT Balai Kesejahteraan Sosial yang berada di Cituereup Kabupaten Bogor”, terangnya. (*)

Editor: Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan