Yudisium 55 Mahasiswa Akadami Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh

  • Whatsapp

Saat acara Yudisium Periode ke IV di Aula Akadami Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh. (Istimewa)


BANDA ACEH | portal-indonesia.com – Program Studi D3, Akademi Farmasi YPPM Mandiri, Banda Aceh, menyelenggarakan acara Yudisium Periode ke IV di Aula AKFAR YPPM Mandiri secara langsung dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan. Sabtu (21/11/20).

Bacaan Lainnya

Akademi Farmasi YPPM Mandiri melahirkan Ahli Madya Farmasi baru dengan meluluskan 55 orang mahasiswa/i, terdiri atas 11 orang yudisiawan dan 44 orang yudisiawati, dengan mahasiswa yang berhasil meraih predikat cumlaude sebanyak 2 orang, yaitu Siti Raihan Utami dan Erna Wardani.

Acara di awali dengan pembacaan surat keputusan hasil Sidang Yudisium program Diploma III AKFAR YPPM Mandiri oleh Wakil Direktur Bidang akademik, Ria Ceriana, M.Si.

Setelah itu, mahasiswa berprestasi peraih IPK tertinggi, yakni Siti Raihan Utami dengan IPK 3,85, menyampaikan sambutan.

Acara Yudisium ini dihadiri oleh Ketua Yayasan, Ketua Lembaga, Direktur bersama para wakil direktur dan dosen AKFAR YPPM Mandiri.

Direktur AKFAR YPPM Mandiri Rosa Mardiana, ST. MT dalam sambutannya berpesan kepada para lulusan agar dapat menjadi tenaga professional di bidang farmasi dan dapat bersaing untuk membuktikan kualitas gelar yang dicapai saat ini melalui karya-karya yang bermanfaat bagi bidang Kesehatan dan kefarmasian.

“Dharma Bakti anda telah ditunggu oleh keluarga dan masyarakat serta negara, jangan pernah berhenti untuk belajar karena sumber belajar tidak hanya dari dosen dan kampus saja, tetapi dari segala persoalan, kesukaran, lingkungan sekitar juga menjadi sumber belajar untuk kesuksesan saudara”, pesannya.

Dikatakan, untuk mendapat peluang yang lebih gemilang anda bisa melanjutkan studi ke S1 Farmasi dan pendidikan Apoteker untuk mendapatkan gelar Apoteker (Apt).

“Lulusan Farmasi tidak harus selalu menjadi Apoteker dan berada di apotek, tapi juga dibutuhkan oleh rumah sakit, laboratorium, dan klinik”, ujarnya.

Selain itu, kulusan Farmasi juga dibutuhkan di berbagai lembaga penelitian baik milik swasta maupun pemerintah seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan lain-lain.

Lanjutnya, di sektor industri obat, makanan, dan kosmetik, lulusan Farmasi juga dapat berkarir sebagai peracik dan pengembang obat-obatan, konsultan, dan manajemen mutu.

“Mahasiswa harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan, menguasai tekhnologi, dan memperluas jaringan”, pungkasnya.

Hal senada disampaikan wakil Akademi Bidang Kemahasiswaan AKFAR YPPM Mandiri Verawati, M.Pd.

Pada kesempatan ini, Verawati memberikan motivasi kepada para lulusan mengenai Pendidikan kedepan, karier dan kiranya mahasiswa lulusan AKFAR YPPM Mandiri dapat menjaga nama baik almamater.

Editor: Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan