Wawali Malang Apresiasi Negeri Payung Mbah Rasimun Go Solo

  • Whatsapp

Tampak pembukaan pameran payung Mbah Mun juga di dukung wawali Malang dan lintas seniman.

KOTA MALANG | portal-indonesia.com – Mbah Rasimun dikenal sebagai maestro payung kertas nasional asal Kelurahan Pandanwangi Kec Blimbing Kota Malang. Mbah Mun menghelat pameran payung kertas budaya negeri di pelataran Dewan kesenian Malang ( DKM) , dengan membawa puluhan payung fashionable. Pameran ini sebagai ajang pemanasan, pada Desember nanti Mbah Mun akan juga adakan pameran di kota Solo Jateng. Kamis ( 19/11/2020 )

Bacaan Lainnya

Dalam acara pembukaan yang langsung dihadiri oleh wawali Malang Ir.H.A.Sofyan Edi Jarwoko Mbah Mun menuturkan “Kami berharap bukan hanya meramaikan pameran payung. Yang tersisa karya saya saja. Yang lain sudah dipanggil pemilik hidup, untuk itu kami sangat berterima kasih pada Wakil Walikota yang sangat peduli dan ikut melestarikan Payung kertas ini. Hal ini menjadi pengingat agar warga bhumi Arema untuk selalu mengingat seni dan budaya peninggalan nenek moyang kita” ucap mbah mun lirih.

Dalam kesempatan itu pula Sofyan Edi Jarwoko Politisi asal Partai Golkar Kota Malang tersebut mengapresiasi pameran payung Mbah Rasimun. Pameran dihelat di Dewan Kesenian Malang (DKM), Kamis (19/11) sebagai wujud keakaragaman seni budaya Indonesia ,”mari kita pelihara dan jaga , sekaligus jadi ajang motivasi para maestro seni budaya dorong kreativitas anak muda untuk terus berkesenian , jangan sampai ribut setelah negara tetangga mengakuinya. Pameran tunggal karya payung Mbah Rasimun tersebut bertajuk Negeri Payung itu menarik Wawali untuk beri manfaat seniman sepuh berumur 96 tahun itu sekaligus jadi ajang reuninya para seniman antar usia. Gelaran seni payung ini luar biasa guna sambut pameran dan kompetisi payung di Solo, seniman seperti Mbah Mun harus didukung karena membawa nama Kota dan pemprov Jatim nantinya.”

” harapannya pihak DKM agar selalu berkordinasi dengan dinas tetkait, supaya nantinya para seniman dan budayawan di kota Malang ini merasa di perhatikan. Dengan demikian para seniman dan budayawan akan bergairah untuk menciptakan sekaligus bersemangat untuk berani memamerkan hasil karyanya.” pungkas Bung Edi pada awak media.

Dalam sambutannya Ketua Panitia pameran, Yuyun Sulastri, mengamini ” Payung-payung di pameran akan dibawa ke kantor Mbah Mun. Tapi ada juga payung yang dibawa ke Solo. Payung seni inilah yang mewakili Malang dalam kompetisi. Semoga pemkot Malang dan masyarakat mendukung perjalanan kami ke Solo dan Prambanan. Semoga sepulang dari pameran nanti, payung karya Mbah Mun akan semakin dokenal luas di negara ini.” beber Yuyun.

Mbah Rasimun, sang maestro payung nasional senada” Dia berharap agenda ini bisa meramaikan seni payung nasional. Saya sudah berusaha melestarikan seni payung kertas ini kepada anak – anak dan pemuda yang datang ke padepokan saya. Terakhir saya ingin ada arek Malang yang mau meneruskan karya seni ini dengan turun – temurun ” pungkas Mbah Mun. ( Junaedi )

Tinggalkan Balasan