Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Asal Baturraden Diamankan

  • Whatsapp
Terduga pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur menjalani pemeriksaan polisi.

BANYUMAS | portal-indonesia.com – Kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Banyumas. Kali ini Satreskrim Polresta Banyumas menangkap PUR (27) warga Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas karena diduga melakukan tindak persetubuhan terhadap anak di bawah umur, sebut saja Melati (14), warga Kecamatan Sokaraja.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka melalui Kasat Reskrim AKP Berry mengungkapkan kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur itu terjadi pada Sabtu (14/11/2020) di sebuah hotel di kawasan Baturraden.

Bacaan Lainnya

“Setelah ada laporan dari orang tua korban, hari Rabu (18/11/2020) kami melakukan penyelidikan dan menangkap PUR, ” kata AKP Berry, Kamis (19/11) malam.

Terkuaknya peristiwa tersebut bermula saat orangtua korban menanyakan korban dari mana saja dan dengan siapa. Pasalnya, sudah lima hari Melati tidak pulang ke rumah.

Lalu korban pun akhirnya menjawab bahwa dirinya dari Baturraden bersama PUR dan telah disetubuhi oleh tersangka di sebuah hotel di Baturraden.

Mendengar penuturan anak perempuannya tersebut, orang tua korban geram hingga kemudian melaporkan kasus itu ke kepolisian.

Lebih lanjut Kasat Reskrim mengungkapkan pelaku yang mengaku sudah memacari korban merayu korban dengan berkata akan bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu hal.

Saat ini untuk keperluan penyidikan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti berupa satu potong jaket warna hitam, satu celana panjang warna lerek hitam putih, satu celana dalam warna biru, dan satu BH warna ungu sudah disita di Mapolresta Banyumas.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016. Yakni tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (KJ)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan