Pasca Direstui Kyai, Mas Daris “Pamitan” Ki Ronggo untuk Pimpin PGRI Bondowoso

  • Whatsapp

Bolo DW (Daris Wibisono) ketika istighozah dan nyekar makam Ki Ronggo

BONDOWOSO, PortalIndonesia.com, Pesta demokrasi pemilihan PGRI kabupaten Bondowoso semakin mendekati pelaksanaan konferensi bisa dikatakan semakin menegangkan. Salah satunya kelegaan muncul dari pendukung calon ketua PGRI yaitu Daris Wibisono Setiawan atau lebih populis dikenal dengan DWS. Pasalnya, kader muda militan NU tersebut baru saja mendapatkan restu Kyai.

Bacaan Lainnya

Ketua pendukung DWS yang dikenal dengan nama Bolo DW (Daris Wibisono) Sukandar Arifin ketika dikonfirmasi di Makam Ki Ronggo hari ini (19/11) menyampaikan bahwa sejak awal kepastian tidaknya DWS maju harus menunggu restu Kyai.

“Jadi saya luruskan sekarang ya, mas Daris itu pada dasarnya tidak mempunyai keinginan maju PGRI sedari awal, namun karena dukungan yang begitu besar dari PC PGRI pendukung dengan misi menyelamatkan PGRI maka akhirnya mau maju, itupun dengan catatan harus mendapat restu Kyai” tegas guru SD yang sekaligus sekretaris Lembaga Dakwah NU Bondowoso tersebut.

Sementara itu, sekretaris Bolo DW Sofyan Sauri menambahkan bahwa setelah DWS mendapatkan restu Kyai langkah sigap pun dilakukan oleh Bolo DW dengan mengajak DWS silaturahim kepada semua PC PGRI di kecamatan, nyekar makam Bung Karno di Blitar, sungkem kepada orang tua, nyekar makam Gus Dur, dan makam ki Ronggo sebagai pembabat alas lahirnya Bondowoso.

“Acara malam ini itu Istigozah bersama dulu-dulur K2 sekaligus ‘pamitan” pada Ki Ronggo terkait komitmen mas Daris memimpin PGRI Bondowoso” ujar Sofyan.

Pantauan portalindonesia di lokasi makam Ki Ronggo, DWS bersama pasukan Bolo DW begitu sampai makam disambut langsung oleh koordinator Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2KI) cabang Bondowoso Jufri bersama puluhan anggotanya yang ternyata merupakan agenda rutin setiap malam jum’at.

Menjelang Konferensi PGRI Kabupaten Bondowoso yang akan dilaksanakan pada 23-24 November 2020 di hotel Ijen View bemunculan banyak kandidat. Model pemilihan PGRI sedikit berbeda dengan pemilihan organisasi lainnya. Pada pemilihan PGRI akan memilih seorang ketua dengan kode F1, dua orang wakil ketua (F2), dan seorang seketaris (F3). Daris Wibisono sebagai kader muda NU sekaligus kandidat Doktor Universitas Jember ini menjadi salah satu calon ketua yang diharapkan mampu membawa perubahan.

Tinggalkan Balasan