Muncul Sertifikat Atas Nama Orang Lain, Para Ahli Waris Ini Siap Tempuh Jalur Hukum

  • Whatsapp

Para ahli waris dari H. Ali Sara dan P. Sutija. 


JEMBER | portal-indonesia.com – Tanah ahli waris dari H. Ali Sara dan P. Sutija yang berada di Jalan Tondanu Kelurahan Tegal Gede Kabupaten Jember menjadi Polemik yang berujung sengketa dengan munculnya sertifikat tanah yang beratasnamakan orang lain.

Bacaan Lainnya

Salah satu ahli waris P.Ul mengatakan kepada wartawan portal indonesia.com jumat 20 November 2020 di lokasi lahan tanah miliknya.

“Saya dan para ahli waris semua merasa heran dan kesal. Kok bisa kami para ahli waris yang sah tidak pernah menjual lahan tanah ini ke siapapun, tiba-tiba ada orang yang mengaku mempunyai sertifikat atas lahan tanah kami”, ucapnya.

Lebih aneh dan tidak masuk akal lagi, kata P.UI, dia bilang punya sertifikat tapi kok baru nyuruh petugas BPN mengukur lahan dan tidak tau dimana lokasinya.

“Seharusnya kalau orang beli tanah, awal diukur dulu baru bisa menjadi dasar untuk dijadikan sertifikat. Apalagi setelah kami lihat dari nomer persilnya sudah beda atau tidak sama dengan nomer persil kami C.88 persil 84 dan 85 dengan luas 19.250 m2 dan C. 625 persil 84 luas 3.570 m2 dengan atas nama H. Ali sara dan P. Sutija orang tua kami para ahli waris”, bebernya.

Masih P.UI, berarti sertifikat orang yang mengaku lahan kami, itu jelas salah lain subjek ataupun obyeknya. “Dan yang saya pertanyakan orang itu beli lahan tanah kami kesiapa dan siapa yang tanda tangan. Sedangkan kami semua para ahli waris tidak pernah meras menjual ke siapapun”, ujarnya.

Ia menegaskan, mulai dulu lahan tersebut pihaknya (ahli waris) yang mengelola dan membayar pajaknya.

“Kami memiliki surat kepemilikan yang sah dan asli sama persis dengan dokumen yang ada di Kantor Kelurahan di buku kerawangan ataupun markahnya. Maka kami para ahli waris tidak terima dengan adanya kepemilikan sertifikat orang lain yang tidak jelas asal usulnya. Kami akan melangkah jalur hukum perdata maupun pidananya atas pemalsuan surat kepemilikan lahan tanah kami”, tegasnya. (Bagus.B)

Editor: Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan