Anggaran Zero Cost CPMI Banyumas Belum Siap

  • Whatsapp
Pertemuan Assosiasi Satria dengan Dinnakerkop UKM Kabupaten Banyumas. (Foto : Sugito / Portal Indonesia)

PURWOKERTO | portal-indonesia.com – Assosiasi Satria Kabupaten Banyumas mengadakan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan Dinas Tenaga Kerja Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dinnakerkop UKM) Kabupaten Banyumas, Kamis (19/11/2020) kemarin.

Hal itu dilakukan oleh Ketua dan pengurus Assosiasi untuk meminta kejelasan tentang Zero Cost sesuai dengan amanat UU No.18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sesuai pasal 30 ayat (1) bahwa
Pekerja Migran Indonesia tidak dibebani biaya penempatan.

Bacaan Lainnya

“Dengan demikian Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) bebas potongan / bebas biaya penempatan di negara tujuan,” kata Bangkit Wahyu Indra Gunawan, Ketua Assosiasi Satria Kabupaten Banyumas.

Dari Dinnakerkop UKM diwakili Kasi PPATK LN, Maya Yuliani M.SH dan Agus Widodo, SH
Yang membidangi Calon Pekerja Migran Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan bahwa untuk pelayanan ID baru yang sudah dibuka sejak 2 November 2020 persyaratan masih biasa, di masa transisi dua bulan sampai akhir Desember 2020.

Tetapi di Perjanjian Penempatan (PP) sudah harus zero cost. Dan anggaran tahun 2020 untuk Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia Tidak ada . Sedangkan Anggaran pelatihan CPMI tahun 2021 masih dalam pengajuan ke Pemerintah Daerah dan belum tahu turunnya berapa.

“Warga di Kabupaten Banyumas setiap tahun yang jadi PMI rata – rata 2000 lebih ke berbagai Negara Tujuan. Kalau satu CPMI biaya untuk pelatihan 5 juta rupiah, tentu memerlukan biaya yang sangat banyak,” papar Agus Widodo.

Sementara itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyumas, Didi Rudianto dari Komisi D yang dihubungi Portal Indonesia melalui WhatsApp mengatakan bahwa anggaran sudah disiapkan, cuma angkanya belum Fix.

“Sebab dengan sangat terbatas Anggaran yang kita terima dari Pemerintah Pusat,” bebernya.

Dari pantauan di lapangan, walaupun ID baru sudah dibuka tetapi di Mall Pelayanan Publik CPMI masih sepi. (Git)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan