Jalan Rusak, Ratusan Warga Majasem Purbalingga Tolak Adanya Penambangan Pasir

  • Whatsapp
Warga menutup akses jalan masuk ke lokasi penambangan pasir. (Foto : KJ /Portal Indonesia)

PURBALINGGA | Portal-Indonesia.com
– Sekitar 300 orang warga Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Selasa (17/11/2020) siang menyampaikan aspirasi terkait rusaknya jalan yang disebabkan adanya penambangan pasir di wilayah setempat.

Ratusan warga berkumpul di Balai Desa Majasem kemudian berjalan kaki menuju pertigaan jalan desa. Lokasi tersebut merupakan akses masuk ke tempat penambangan pasir wilayah desa setempat.

Bacaan Lainnya

Warga menyampaikan aspirasi agar wilayah Desa Majasem bebas dari penambangan pasir. Selain itu, warga menghendaki penghentian penambangan yang sudah berlangsung karena menyebabkan kerusakan jalan.

Dalam penyampaian aspirasi tersebut, perwakilan warga dipertemukan dengan pengusaha penambangan pasir. Kemudian dilakukan mediasi yang juga dihadiri oleh Kades Majasem dan Forkopincam Kemangkon.

Hasil mediasi diperoleh kesepakatan yaitu aktifitas penambangan pasir di Desa Majasem ditutup sementara sampai ada ijin turun.

Kapolsek Kemangkon Iptu Damar Iskandar selaku perwira pengendali pengamanan mengatakan adanya penyampaian aspirasi warga tersebut diterjunkan personel dari Polres Purbalingga dibantu sepuluh personel Polsek Kemangkon. Pengamanan juga dibantu personel Satpol PP, TNI Koramil Kemangkon dan Linmas.

“Pengamanan dilakukan agar warga tertib dalam penyampaian aspirasinya. Selain itu, untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan pada waktu penyampaian aspirasi warga,” pungkasnya. (KJ)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan