Terkait Bantuan UMKM, Warga Klarifikasi ke Disnakertrans Kebumen

  • Whatsapp
Perwakilan warga penerima bantuan UMKM saat ditemui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kebumen, Ir. Hj. Siti Kharisah, MM, Senin (16/11). (Foto : Wahyudin / Portal Indonesia).

KEBUMEN | Portal-Indonesia.com – Terkait aduan masyarakat tentang bantuan untuk UMKM di Kabupaten Kebumen yang kurang sosialisasi dari bank penyalur ataupun dari dinas tenaga kerja dan transmigrasi serta kurang pemahaman dari kementerian, maka masyarakat usaha mikro Kebumen mengadu ke Dinas Tenaga kerja Kabupaten Kebumen, Senin (16/11/2020).

Perwakilan masyarakat usaha mikro Kebumen tersebut ditemui langsung oleh kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Ir. Hj. Siti Kharisah. MM di ruang kerjanya.

Bacaan Lainnya

“Kapasitas kami hanya mengentri data, mengajukan ke provinsi dan kadang juga ada kendala di bank masalah pencairan,” terang Siti Kharisah.

Untuk syarat mendapatkan bantuan usaha mikro, kata Siti Kharisah, adalah mengisi formulir, foto kopi KTP, Surat keterangan usaha dari desa dan nomor HP yang bisa dihubungi.

Adapun yang tidak boleh mengajukan bantuan usaha mikro, diantaranya tidak ada pinjaman di Bank yang masuk dalam daftar OJK kecuali pinjaman infestasi, ASN, TNI, POLRI, BUMN dan BUMD.

Perusahaan atau Dinas yang bisa mengajukan Disnaker Trans, BRI, PNM, Pegadaian dan Koperasi yang berbadan hukum di akui oleh OJK.

“Khusus bantuan usaha mikro yang masih produktif dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tidak ada wewenang. Kami cuma mengajukan dan semua tergantung pusat dan Bank penyalur, kami cuma bisa membatu mengusulkan saja,” Jelasnya.

Dijelaskan, bahwa untuk bantuan ini tidak ada potongan apapun karena ini dana hibah dari pemerintah pusat khusus untuk usaha mikro baik yang ber ijin ataupun tidak dalam periode ini adalah pengajuan perluasan dan kuota ditambah 3 juta untuk usaha mikro se Indonesia.

“Kami akan terus berupaya mengajukan bantuan usaha mikro dan terus berkoordinasi dengan pihak bank penyalur dan pemerintah pusat supaya Kebumen mendapat kuota lebih banyak,” pungkasnya. (Wahyudin).

Editor: tris

Tinggalkan Balasan