Kuswanto : Gaji Guru Honorer Akan Saya Naikkan Rp 1 Juta/Bulan

  • Whatsapp
Saat berlangsungnya debat paslon bupati dan wakil bupati Purworejo, Jum’at (13/11/2020) malam. (Foto : M. Fauzi / Portal Indonesia).

PURWOREJO | Portal-Indonesia.com – Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purworejo saling beradu gagasan dan ide, serta melempar pertanyaan saat debat terbuka putaran pertama, Jum’at (13/11) malam di Ganesha Convention Hall.

Debat yang digelar KPU Purworejo ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan diikuti pasangan calon nomor urut 01 Agustinus Susanto dan Rahmat Kabuli , pasangan nomor urut 02 Kuswanto dan Kusnomo, pasangan nomor urut 03 Agus Bastian dan Yuli Hastuti.

Bacaan Lainnya

Momen itu terjadi dalam kegiatan Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purworejo tahun 2020 yang digelar KPU Kabupaten Purworejo.

Paslon 01 Agustinus Susanto – Rahmat memiliki program akan membuat standarisasi harga hasil pertanian agar tidak terjadi ketimpangan harga saat petani panen.

Sementara itu paslon 02 Kuswanto – Kusnomo lebih berani lagi dengan menjanjikan gaji guru honorer lebih layak dari sekarang yaitu dengan minimal 1 juta perbulan. Pihaknya juga akan membangun pabrik pupuk organik di Purworejo untuk menanggulangi kelangkaan pupuk yang saat ini marak terjadi.

Serta Reformasi birokrasi di tiga aspek, yaitu kelembagaan, aparatur dan keuangan. “Pasar induk Baledono harus diramaikan dengan memindah jalur angkot agar lewat depan pasar agar keramaian betul-betul bisa dinikmati para pedagang bukan yang lain,” Papar Kuswanto.

“Kami Paslon 2 telah melakukan safari ke desa-desa selama beberapa bulan terakhir. Termasuk bertemu dan berdialog dengan para guru untuk menyerap aspirasi dari masyarakat,” Bebernya.

Lebih lanjut dikatakannya, dari hasil safari dan bertemu banyak orang dalam berbagai kesempatan ia cukup kaget dan sedih melihat kondisi kesejahteraan guru yang sangat jauh di bawah standar Upah Minimum Kabupaten (UMK).

“Bismillah, nanti pelan-pelan kita naikkan hingga ke depan akan dapat sesuai UMK. Untuk awal minimal Rp 1 juta rupiah. Kita sudah hitung, insya Allah APBD kita mampu,” katanya.

Selain itu, imbuh Kuswanto, pendampingan dan pembinaan aparatur pemerintah desa agar terhindar dari jerat hukum karena kesalahan administrasi. “Dan masih banyak program strategis lainnya sebagai manivestasi semangat Mbelani Purworejo, Lahir Batin,” tegasnya.

Sedangkan paslon nomor 03 Agus Bastian – Yuli Hastuti memaparkan soal penanganan kemiskinan yang ada di Purworejo. Paslon ini akan melanjutkan progam yang dianggap berhasil menurunkan angka kemiskinan di Purworejo. (Fauzi)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan