Bupati Ini Sampaikan Tentang Kopi Gayo Saat Audensi dengan Menkop dan UKM RI

  • Whatsapp

Bupati Tgk. H. Sarkawi saat melakukan Audensi dengan Bapak Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Drs. Teten Masduki di Ruang Kerjanya Lt. 8 Kantor Pusat Kementerian Koprasi dan UKM Jalan. HR. Rasuna Said Kav 3-4 Karet Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan (Photo. Istimewa).


JAKARTA | portal-indonesia.com – Untuk memulihkan perekonomian masyarakat, Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi menempuh berbagai cara dan langkah, dengan tujuan bagaimana perekonomian masyarakat di Kabupaten yang dipimpinnya bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita melakukan audensi dengan Bapak Menteri Koperasi dan Usaha kecil Menengah Drs. Teten Masduki untuk membahas tentang Penurunan Volume Ekspor Kopi Gayo di Ruang Kerjanya Lt. 8 Kantor Pusat Kementerian Koprasi Dan UKM Jalan. HR. Rasuna Said Kav 3-4 Karet Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan DKI Jakarta, Jum’at (13/11/2020).

Demikian disampaikan Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi seusai audesni tersebut.

Selanjutnya, Bupati mengatakan sangat menaruh harapan besar kepada Bapak Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UKM tentang peningkatan ekonomi masyarakat Gayo khususnya Kabupaten Bener Meriah yang hampir seluruh ekonominya bertumpu kepada kopi.

Selama pandemi COVID-19 ini, volume ekspor kopi Gayo boleh dikatakan terjun bebas.

Ia berharap dengan adanya pertemuan resmi (audensi) ini ada jalan yang tepat untuk mendongkrak volume ekspor kopi Gayo.

Dengan meningkatnya volume ekspor kopi Gayo, tentu akan memberi dampak yang cukup signifikan bagi pembangunan serta perekonomian Bener Meriah.

“Dampak positif pada nilai jual dan nilai tambah Kopi Gayo juga dapat meningkatkan kesejahteraan secara langsung maupun tidak langsung bagi petani dan keluarga serta daerah”, ujarnya.

“Kita juga mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada Bapak Menteri”, tambah Bupati.

Masih Bupati Tgk. H. Sarkawi, untuk memastikan volume kopi Gayo yang menumpuk di Bener Meriah, pihak Kementerian Koperasi akan hadir ke Bener Meriah dalam rangka melakukan pendataan sehingga diketahui berapa kebutuhan dana untuk menangani permasalahan kopi.

“Terkait pembiayaan koperasi akan difasilitasi melalui LPDB-UMKM serta BRI Medan, karena Bank yang di Aceh bunganya terlalu tinggi”, tegas Bupati.

Untuk menjadikan Koperasi Modern dan UMKM naik kelas, kata Bupati, Kemenkop RI juga akan melakukan pendampingan, pelatihan dan pengembangan UMKM dalam sentra komodity seperti kopi, pisang, kentang sesuai dengan potensi daerah.

Bupati Tgk. H. Sarkawi juga menyampaikan, pertemuannya dengan Menteri Koperasi Drs. Teten Masduki berjalan dengan penuh rasa kekeluargaan, dan Menteri Teten Masduki sangat merespon apa yang disampaikannya.

“Kepada masyarakat Bener Meriah mari kita berdo’a, apa yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI kepada Bener Meriah, agar dapat cepat terealisasi, untuk kesejahteraan dan kemakmuran kita semua, Insya allah”, harap Bupati Tgk. H. Sarkawi.

Terakhir Bupati menyampaikan, kepada semua pihak untuk berupaya menjamin iklim pertanian yang kondusif dan stabilisasi harga ditingkat petani dengan terus berinovasi agar tata niaga tetap stabil, serta harus berinovasi termasuk mencari pembeli baru dari dalam luar negeri.

“Saat kopi melimpah, kita harapkan tidak terjadi penurunan harga dan ini momentum kebangkitan Kopi Gayo, dan itu juga kita sampaikan kepada Bapak Menteri,” tutup Bupati Tgk. H. Sarkawi.

Ikut mendampingi Bupati dalam audensi tersebut antara lain, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bener Meriah Ir. Abadi dan Burhan Alpin.

Editor: Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan