Tanggapi Keluhan Warga, Kades Curah Jeru Cek Sembako di E-Warung

  • Whatsapp

Kades Curah Jeru saat Cek Sembako di e-warung

SITUBONDO | Portal-indonesia.com – Menerima keluhan warga Desa Curah Jeru Kecamatan Panji terkait kualitas sembako yang diterimanya kurang bagus, kepala desa setempat langsung merespon dengan cara turun ke lokasi E-Warung untuk mengkroscek barang atau sembako yang akan didistribusikan kepada warganya, Jumat (13/11/2020).

Bacaan Lainnya

Elektronik Warung atau disingkat E-Warung yang dicek langsung oleh Kades Curah Jeru tersebut, diketahui bernama E-Warung “Dian Jaya”.

Ketika berada di E-Warung Dian Jaya, Kades Curah Jeru, Sandi, menghimbau agar e-warung selaku penyalur BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) pada Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), agar selalu menjaga kualitas bahan pangan yang rawan rusak tersebut.

“Saya minta agar e-warung yang ada di Desa Curah Jeru, supaya mengecek dahulu bahan pangan sebelum diserahkan kepada masyarakat penerima. Hal itu perlu dilakukan agar tidak ada bahan pangan yang rusak saat diberikan,” jelas Sandi.

Menurutnya, hadirnya e-warung ini untuk mengurangi beban masyarakat penerima bantuan PKH.

Masih menurut Kades Curah Jeru, dengan tidak mengurangi kualitas, harga sembako di E-Warung tentu lebih murah apabila dibandingkan dengan warung pada umumnya.

Terkait hal tersebut, Kades Curah Jeru menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan mengingatkan kepada e-warung supaya berhati-hati saat mendistribusikan bahan pokok.

“Jika bahannya jelek, agar melapor ke saya”, tegas Sandi.

Namun Kades Curah Jeru menginginkan kualitas bantuan sembako yang diterima masyarakat penerima bantuan, selalu baik.

“Saya tidak ingin ada laporan warga lagi bahwa kualitas bahan bantuan yang diterimanya kurang bagus. Semoga e-warung dapat menjaga amanah dari pemerintah, sehingga dapat memberikan manfaat untuk para keluarga penerima dan mereka sendiri,” harapnya.

Pada kesempatan ini, Kades Curah Jeru meminta kepada penerima PKH yang sudah mandiri, agar melaporkan kepada petugas di lapangan supaya bantuan dapat diberikan kepada yang lebih berhak.

Sebab, lanjut Kades, ada beberapa warga yang memohon kepada Pemdes atau yang bertugas di lapangan untuk melakukan cek ulang terhadap layak tidaknya sebagai penerima PKH, khususnya di Dusun Tengah RT 03 RW 05.

“Saya kira ini penting untuk mewujudkan program pemerintah lewat Kemensos tepat sasaran. Harapan saya, semoga penerima PKH di desa ini semakin banyak yang mandiri, yang artinya kesejahteraan masyarakat sudah semakin meningkat,” pungkasnya.

Editor: Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan