Selama TA 2020 Ponorogo Berhasil Renovasi Ribuan Rumah

  • Whatsapp

PONOROGO | portal-indonesia.com – Pelan tapi pasti capaian program Pro Rakyat mulai dirasakan warga di Bumi Reyog. Salah satunya program bedah rumah atau biasa disebut program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (PUPKP) Pemkab Ponorogo.

Program bedah rumah di Kabupaten Ponorogo memasuki bulan November ini sudah klir atau selesai dilaksanakan. Berdasarkan data di Dinas PUPKP sebanyak 1.891 rumah yang tahun ini sudah berhasil direhab total. “Perlu diketahui sumber dana ada program bedah rumah tersebut berasal dari DAK, APBD, maupun APBN,” terang Jamus Kunto Purnomo selaku Kepala Dinas PUPKP, tadi.

Bacaan Lainnya

Pihaknya menambahkan secara fisik pembangunannya telah selesai 100 persen. “Kalaupun ada kekurangan, saat ini tinggal administrasinya saja berupa pembayaran upah kepada tenaga kerja,” paparnya.

Lebih lanjut Jamus menambahkan dari 1.891 rumah tak layak huni itu tersebar hampir di semua Kecamatan. “Berdasarkan usulan dari desa kemudian tim dari Dinas PUPKP akan turun melakukan verifikasi. Untuk DAK ada 96 unit rumah, APBN 1320 unit, dan APBD 475 unit, di mana sifatnya bersifat stimulan,” imbuhnya.

Masih menurutnya, setiap satu unit rumah mendapatkan dana dari APBD Rp 15 Juta. “Tetapi untuk yang APBN dan DAK mencapai 17,5 Juta Rupiah,” tandasnya.

Saat menurut Jamus, meski sudah ada ribuan rumah sudah dibangun tapi masih banyak yang belum tersentuh bantuan. “Kita berharap pada tahun 2021 program serupa masih terus berlanjut dan yang perlu diingat mendapatkan bantuan bedah rumah harus ada kesepakatan antara penerima bantuan dan masyarakat,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan