Polresta Banyumas Ringkus Jaringan Pencurian Motor Matik Lintas Provinsi

  • Whatsapp
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka (kedua dari kanan) menunjukkan barang bukti curanmor. (Foto : KJ / Portal Indonesia).

PURWOKERTO | Portal-Indonesia.com – Enam orang pelaku yang merupakan jaringan pencurian sepeda motor matic lintas Provinsi berhasil dibekuk
Polresta Banyumas. Lima pelaku berasal dari Garut, Jawa Barat dan satu orang berasal dari Lampung.

Diungkapkan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka di Purwokerto Rabu ( 11/11/2020), bahwa komplotan ini sebenarnya berjumlah delapan orang, namun yang dua orang buron. Mereka hanya menyasar dua jenis sepeda motor matik yakni Honda Beat dan Honda Vario. “Dengan target sekali melakukan aksi pencurian minimal harus mendapatkan empat unit sepeda motor,” Jelas Kapolres.

Bacaan Lainnya

Sepeda motor curian tersebut lalu dijual di salah satu wilayah di Jawa Barat dengan harga berkisar Rp 2 juta per-unitnya. Dijelaakan oleh Kapolres, para pelaku itu mempunyai tugas masing- masing, yakni ada yang pemetik sepeda motor, kemudian ada yang tugasnya membawa mobil untuk mengawasi.

Sasaran pencuriannya adalah di halaman teras rumah dan tempat fasilitas umum. Selanjutnya sepeda motor diletakan disebuah tempat, lalu dibawa oleh anggota komplotan lainnya.

“Di wilayah Banyumas antara Januari sampai November 2020, mereka terhasil mencuri 20 sepeda motor. Namun mereka ini juga beraksi di wilayah lainnya,” Bebernya.

Lebih lanjut ditambahkan oleh Whisnu, komplotan ini berjumlah delapan orang, enam orang sudah ditangkap dan dua orang lainya masih buron. Satu orang pelaku ditembak polisi pada bagian kaki, lantaran saat ditangkap melawan dan akan Kabur melarikan diri.

Penangkapan jaringan ini berhasil diungkap pada Senin 9 November 2020, ketika ada warga Desa Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas melaporkan kehilangan sepeda motornya.

Kemudian polisi melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku di Purwokerto Selatan.

Awalnya polisi menangkap MKS, lalu pelaku lainnya, yakni DWS, EBA, YSA, FMS, dan SHD. Selain itu juga diamankan 1 unit sepeda motor dan 1 unit mobil.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (KJ)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan