Peringati Maulid Nabi, Pedagang Padar Suronegaran Terapkan Prokes

  • Whatsapp
Peringatan maulid Nabi di Pasar Suronegaran, Purworejo. (Foto : M. Fauzi / Portal Indonesia).

PURWOREJO | Portal-Indonesia.com – Untuk memperingati kelahiran Nabi besar Muhammad SAW yang lahir di bulan Robiul Awal, umat Islam disetiap daerah mempunyai tradisi yang berbeda. Tak terkecuali para pedagang di Pasar Suronegaran, mereka juga menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang berlokasi di pintu masuk Pasar Suronegaran, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (10/11/2020).

Setyo Hariyadi, selaku Kepala Pasar Suronegaran mengatakan, jadi setiap tahun diadakan kegiatan maulid Nabi ini dan dengan peringatan maulid semoga selalu diberikan kemudahan dalam mencari rezeki.

Bacaan Lainnya

“Untuk kegiatan yang selalu kita laksanakan setiap tahun di pasar suronegaran ini ada dua kegiatan yakni, Maulid Nabi dan Bubur Suro,” katanya.

Dengan kegiatan Maulid Nabi, harapannya mudah-mudahan bisa berkah untuk semua para pedagang suronegaran, karena Nabi juga adalah seorang pedagang dan kita bisa mengikuti cara-cara Nabi dalam berdagang itu sendiri, bebernya.

“Tetapi, karena masih dalam masa pandemi kami juga membatasi untuk jumlah jamaah yang ikut hadir dalam peringatan Maulid Nabi ini, dan tentunya kami juga tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes),” imbuh Hari.

Pantauan Portal Indonesia di lokasi, dalam kegiatan tersebut para pedagang yang mengikuti peringatan maulid Nabi memang tidak terlepas dari Protokol Kesehatan (Prokes) seperti, memakai masker, cuci tangan, dan cek suhu badan sebelum masuk ke lokasi.

Sementara itu, KH Abdul Haq dari Kalimiru, Purworejo, selaku Dai dalam kagiatan tersebut saat di temui usai ceramah menyampaikan, makna Maulid untuk para pedagang suronegaran, adalah untuk mewujudkan rasa cinta kepada Rosulullah SAW dengan harapan besok bisa mendapatkan syafaatnya beliau Nabi Muhammad SAW.

“Untuk membangkitkan rasa cinta kepada Nabi SAW otomatis cinta kepada Bangsa dan Negara, hubbul wathon minal iman dan dihari pahlawan ini kita juga mendoakan para pahlawan dan para pejuang Bangsa, semoga kita bisa meneladaninya sehingga tumbuh pahlawan-pahlawan di Indonesia untuk NKRI Harga Mati,” tutupnya. (Fauzi)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan