Drainase di Kebumen Ini Disulap Jadi Pemancingan Ikan

  • Whatsapp
Acara perdana pemancingan ikan “Silangsur Mania”. (Foto : Wahyudin / Portal Indonesia).

KEBUMEN | Portal-Indonesia.com – Drainase Silangsur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, lantaran tidak ada penanganan yang serius dari Pemkab Kebumen terkait normalisasi, sehingga ada 5 desa yang selalu mengalami kesulitan tanam di masa tanama 1 dan sering mengalami Kekeringan di masa tanam 2, meski termasuk wilayah cekungan.

Persoalan tersebut lantas menginspirasi masyarakat Desa Tlogorejo, Kecamatan Bonorowo membuat spot pemancingan di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Masyarakat Tlogorejo yang tergabung dalam kepanitiaan “Silangsur Mania”, di dalamnya di dukung Pemerintah Desa dan tokoh- tokoh masyarakat setempat, antara lain Marjono, Musiono, Saeful Mujab, Nur Khosun, Maryono, Sugeng Priyono dan Wibisono Susanto Selaku Ketua Forum Pembudidaya Ikan dan Generasi muda setempat bersepakat menjadikan Drainase Silangsur dijadikan tempat pemancingan terbesar di Kecamatan Bonorowo.

Minggu (8/11/2020) siang, di jadikan moment perdana pemancingan. Dalam kegiatan perdana ini, Maryono selaku Ketua Panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak atas berjalanya kegiatan Silangsur Mancing Mania. Dengan harapan ke depan bisa berkelanjutan.

Di sisi lain Kades Tlogorejo, Marjono sangat mendukung kegiatan tersebut. Ini bisa di jadikan agenda rutinan, dalam Satu tahun bisa mengadakan 2-3 kali Kegiatan.

“Dimasa pandemi Covid-19 ini kami tetap melakukan kegiatan dengan prosedur protokol kesehatan, pakai nasker, cuci tangan dan pengecekan suhu badan para peserta yang mengikuti lomba mancing,” Bebernya.

Sementara Wibisono Susanto, selaku Ketua Forum Pembudidaya Ikan Kecamatan Bonorowo menambahkan, kegiatan ini sangat sejalan dengan program pengembangan Kecamatan Bonorowo dijadikan Kawasan perikanan.

“Selain sebagai sumber penambahan ekonomi masyarakat harapan kedepan benar-benar bisa terwujud Agro wisata Desa,” Harapnya. (Wahyudin)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan