Pemakaman Jenazah Pratu Firdaus Kurniawan Diiringi Isak Tangis

  • Whatsapp
Prosesi pemakaman jenazah Pratu Firdaus Kurniawan Nugroho di Gombong, Kebumen, Minggu (8/11/2020).

KEBUMEN | Portal-Indonesia.com – Jenazah Pratu Firdaus Kurniawan Nugroho (24), anggota TNI Batalyon Yonif 400/BR yang gugur bertugas di Intan Jaya, Papua, tiba di kampung halamannya di Gang Sindoro IV RT 05 RW 05, Kelurahan/Kecamatan Gombong, Kebumen, Minggu (8/11/2020) sekitar pukul 09.35 WIB. Isak tangis keluarga, kerabat dan teman pun pecah saat jenazah diturunkan dari mobil ambulans.

Kedatangan jenazah langsung disambut isak tangis oleh keluarga, kerabat dan teman sejawat. Setelah diturunkan dari ambulans, jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka untuk dishalatkan. Selanjutnya jenazah dimakamkan di TPU setempat dengan upacara militer.

Bacaan Lainnya

Suwarji (60), ayahanda korban mengatakan bahwa sebelumnya tak pernah menyangka anaknya Pratu Firdaus Kurniawan gugur dalam usia yang masih sangat muda saat bertugas.

Rusmini (52) ibu korban, meski mengaku iklas dan tabah, namun raut duka yang mendalam nampak jelas dari wajahnya. Sebagai seorang ibu, dia merasa janggal dan curiga lantaran Pratu Firdaus selama seminggu terakhir selalu kontak dengan keluarga padahal sebelumnya jarang menghubungi keluarga.

“Saya curiga saja, kok selama seminggu ini tiap hari menghubungi keluarga terus, telepon terus sampai 3 kali sehari. Setiap telepon intinya cuma bilang kalau di sana sudah enak, ayem, aman, ini lagi ngopi gitu. Biasanya jarang telepon,” kata Rusmini.

Sementara itu, teman satu angkatan semasa pendidikan di Secata Gombong, Pratu Didik Gunawan (25) menuturkan bahwa almarhum merupakan sosok yang baik dan loyal kepada teman serta atasan. Sebelum wafat, Pratu Firdaus sempat kontak dengan Didik dan berpesan menitipkan keluarganya.

Kepergian Pratu Firdaus Kurniawan jelas sangat dirasakan menjadi duka mendalam bagi kembarannya yang juga seorang anggota TNI. Serda Firdaus Kurniawan Wibowo yang merupakan Anggota TNI AL mengatakan, kabar duka diketahui dari Irian Jaya Jumat kemarin. Ia pun menyebut, sudah agak lama tidak berkomunikasi dengan adiknya lantaran terkendala sinyal jaringan seluler.

“Komunikasi terakhir dengan almarhum sudah lama karena susah sinyal,” ucapnya disela-sela acara pemakaman.

Kepergian sang adik yang gugur saat bertugas tak lantas membuatnya gentar untuk melanjutkan perjuangan sebagai abdi negara.

Seperti diketahui, salah seorang prajurit TNI AD Pratu Firdaus Kurniawan asal Gombong, Kebumen gugur di Intan Jaya Papua. Korban meninggal usai terlibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat menjalankan tugas, Jumat (6/11/2020) kemarin. (Ahmad)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan