Anak Yatim Piatu Lare Angon Eksplore di Malang Dapat Santunan

  • Whatsapp

Anak-anak Yatim Piatu Yayasan Lare Angon Eksplore.


MALANG | portal-indonesia.com – Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat dari Tuhan YME, banyak hal yang dapat dilakukan. Diantaranya menebar kebaikan dan berbagi keceriaan dengan anak yatim piatu.

Bacaan Lainnya

Seperti yang telah dilakukan Gus Dadang dan salah satu santrinya yang berasal dari Pekanbaru Riau.

Dalam berbagi keceriaan sebagai wujud rasa syukur atas nikmatNYA, pengasuh dan santri itu memberikan sembako dan santunan kepada puluhan anak yatim piatu dibawah Yayasan Lare Angon Eksplore di Jln. Kalijogo Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Sabtu (07/11/2020) malam

Diketahui, Gus Dadang adalah Pengasuh Yayasan Yatim Piatu Lare Angon Eksplore dan masih aktif dengan live streaming eksplore alam kegaiban melalui chanel YouTube.

Sedangkan santri asal Pekanbaru Riau itu, diketahui santrinya Gus Dadang yang baru dua minggu menjadi santri untuk mengikuti acara Shalawatan, Tawasulan dan iIstighosah yang diadakan tiap hari Kamis.

Gus Dadang mengatakan, santunan dan berbagi yang diadakan kali ini, bersamaan dengan salah satu santrinya yang berasal dari Pekanbaru Riau.

“Santri kami dari Pekanbaru Riau ini punya hajat menyambut hari kelahirannya. Alhamdulillah santri kami ini sudah dua minggu mengikuti kegiatan sholawatan, tawasulan dan istighosah sekalipun dirinya ada kegiatan KKL (Kuliah Kerja Lapangan)”jelas Gus Dadang

Gus Dadang berharap, dengan hantaran doa, semoga anak-anak yang mendapatkan santunan tersebut dijadikan oleh Allah SWT menjadi anak yang bermanfaat bagi lingkungannya kelak dimanapun berada. “Allahu Akbar !,” kata Gus Dadang.  yang saat ini masih tetap aktif dengan live streaming eksplore alam kegaiban melalui chanel YouTube itu.

Pada acara ini, ada hal yang menarik dan menjadi perhatian tersendiri bagi reporter media ini saat liputan, yakni pembuatan perahu dari kertas yang diisi dan dihiasi pernak pernik snack (makanan ringan).

“Perahu dari kertas yang diisi dan dihiasi pernak pernik snack (makanan ringan) untuk anak-anak itu mempunyai nilai filosofi sebuah upayah menuju ke pulau harapan”,  tutur Gus Dadang.

Editor: Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan