Ngadirin, Disabilitas Warga Kalisemo Purworejo Yang Tak Punya Rumah

  • Whatsapp
Ngadirin yang cacat fisiknya menempati rumah milik penjaga pengairan. (Foto : M. Fauzi / Portal Indonesia)

PURWOREJO | portal-indonesia.com – Miris, kata ini menggambarkan potret hidup Ngadirin, seorang disabilitas warga Desa Kalisemo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang hidup sebatang kara di dalam rumah yang tidak layak huni.

Selain mengalami cacat dalam kondisi fisiknya, lelaki ini numpang tinggal di Rumah Dinas pengairan, tepatnya rumah dinas penjaga pintu pengairan yang di tempatinya, dengan kondisi bangunan yang sudah tidak layak nya sebuah rumah. Kumuh dan kotor.

Bacaan Lainnya

Saat di temui di rumah pengairan, Selasa (13/10), Ngadirin, bercerita awal mula dia tinggal di rumah pengairan tersebut, lantaran tidak puya rumah sendiri.

“Saya sudah tidak puya rumah, mas. Jadi ya terpaksa numpang di rumah pengairan ini,” ucapnya sambil menangis.

Ia mengatakan dirinya sudah menempati rumah tersebut kurang lebih 8 bulan.

“Saya sangat mengharap dengan adanya bantuan rumah dari pemerintah supaya hidup layaknya masyarakat pada umumnya,” Harapnya.

Dengan kondisi cacat fisiknya, Ngadirin merasa sudah tidak bisa lagi mencari uang atau bekerja dengan kondisi tersebut. “Alhamdulillah makan saya di sini kadang di kasih orang dan kalau puya uang saya beli makan di warung, kalau masak saya pakai kayu bakar,” Bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, terkait warganya yang bisa dikatakan hidupnya merana, Kepala Desa Kalisemo, Sarimo, meminta supaya jangan dulu di unggah atau diberitakan.

“Jangan diunggah dulu beritanya, mas. Nanti saya mau musyawarah dulu,” Katanya (Fauzi)

Editor: tris

Tinggalkan Balasan