PORTAL OPINI
Trending

Antisipasi Kebakaran Hutan dan Illegal Loging diwilayah KPH Bondowoso

PERMASALAHAN pembakaran hutan tidak hanya berkutat pada amburadulnya perundang-undangan sebagai payung hukum dalam eksplorasi hutan dan lahan. Namun, ada yang sudah menyentuh tataran kepentingan oknum oknum pemangku kebijakan seperti oknum pejabat Perhutani & oknum oknum dari pihak pelaku usaha yang bermain nakal dengan mengatasnamakan petani masyarakat lokal demi kepentingan dan keuntungan sepihak.

Para pelaku kejahatan tersebut menggurita sebagai mafia yang tidak hanya melibatkan antek lokal, tetapi juga sudah menyentuh tataran elite dan para pemain global. Gurihnya lahan kawasan hutan yang disulap menjadi lahan pertanian cukup menjanjikan untuk menjadi rebutan oleh para pemilik modal, apalagi Pemerintah telah membuka lebar lebar kawasan hutan hutan lindung untuk dimohon menjadi Perhutanan Sosial (PS) mereka tak perlu banyak biaya dalam sewa lahan cukup melakukan sistem kerjasama melalui kelompok masyarakat seperti LMDH dan Perhutanan Sosial / PS.

Permasalahan penyebab terjadinya kebakaran hutan yang dipandang perlu diantisipasi sejak masa kemarau dan menjelang masa penghujan musim tanam sangat rawan dan harus mendapat perhatian serius dari seluruh pihak pihak terkait agar tak sampai menjadi bencana rutin setiap tahunnya. ”Salah satu akar masalah dalam pembakaran hutan ini ialah adanya mafia yang selama ini melakukan kegiatan ilegal, baik dalam konteks perambahan hutan dalam kawasan hutan berizin maupun yang masih open access. Merekalah yang selama ini memprovokasi kemudian membangun jaringan yang melibatkan petani adat untuk membakar hutan,” ujar ketua Gerakan Independen Peduli Sumberdaya Alam Indonesia (GIPSI) Ari Syamsul Arifin / Gus Ari.

bagi pejabat yang baru kepala Administratur / ADM Perhutani Bondowoso, ini juga menjadi tantangan baru karena mengingat lahan lahan di wilayah KPH Bondowoso cukup rawan terjadinya Kahutla dan pembakaran lahan hutan yang disengaja dirambah oleh oknum masyarakat guna kepentingan membuka lahan baru untuk pemanfaatan tanaman pertanian, belum lagi kasus pencurian kayu yang hingga saat ini masih tetap marak diwilayah hutan Bondowoso dan Situbondo, semua itu tidak terlepas dari keterlibatan oknum oknum yang juga ikut bermain sehingga lolosnya kasus illegal loging pencurian kayu hutan hanya menyisahkan tunggak tanpa diketahui pelakunya, tak hanya merugikan negara tapi juga menyisahkan kerusakan hutan yang juga merugikan masyarakat.

*Penulis : Ketua Gerakan Independen Peduli Sumberdaya Alam Indonesia (GIPSI) Ari Syamsul Arifin / Gus Ari.

*Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksiĀ https://portal-indonesia.com

 

Tags

Redaksi

Media Siber Nasional Portal Indonesia yang menyajikan Berita Terkini dengan slogal Mengupas Berita Seputar Fakta

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: