Pendidikan

SMKN 1 Pujer Apresiasi Tingginya Harapan Wali Murid Segera Buka Sekolah

Suasana pertemuan wali murid dengan pihak sekolah

BONDOWOSO, portal-indonesia.com, Besarnya harapan keinginan wali murid SMKN 1 Pujer agar sekolah segera melakukan pembelajaran tatap muka langsung di jawab tuntas oleh pihak sekolah. Pagi ini (09/09) secara bertahap dan tetap menjunjung tinggi protocol kesehatan, sekolah kebanggaan masyarakat Pujer tersebut mengadakan konsolidasi dengan komite dan orang tua siswa terkait jaminan proses pembelajaran yang dikemas dalam kegiatan penyampaian program dan kebijakan sekolah. Dalam rapat konsolodasi tersebut juga dihadiri oleh seluruh dewan guru, komite dan orang tua siswa kelas X, XI dan XII.

Plt Kelapa SMKN 1 Pujer Ngatmini menyatakan bahwa pertemuan ini perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan para wali murid terkait dengan kepastian kapan peserta didik bias melakukan pembelajaran tatap muka.

BACA JUGA :   91Tahun Ma’arif; LP Ma’arif NU Bondowoso Komitmen Unggulkan Kualitas Guru

“Jujur pihak sekolah sangat bangga dengan sikap pro aktif para wali murid yang selalu menanyakan kepada saya dan teman-teman guru kapan anak-anaknya bias belajar di sekolah, ini langkah maju yang membanggakan” tegas Mimin.

Perempuan yang juga menjabat kepala SMKN1 Tlogosari tersebut juga menerangkan bahwa pihaknya sering sering mendapatkan pertanyaan dari wali murid melalui telephone, WhatApp, hingga didatangi di sekolah dengan tujuan menanyakan kapan sekolah masuk seperti sedia kalanya.

Sementara itu, waka kuikulum SMKN 1 Pujer Denok Maliandari dalam paparannya,  menyatakan bahwa acara konsolidasi ini lebih tepatnya silaturahim pihak sekolah untuk terus menjaga komunikasi sekolah dengan orang tua sebagai salah satu strategi tercapainya pembelajaran. Denok juga menyampaikan bahwa acara ini juga sebagai bentuk sosialisasi  dan evaluasi pembelajaran daring dan persiapan ujicoba pembelajaran tatap muka.

BACA JUGA :   PHK2I; Perjuangan Honorer K2 Tetap Berkibar

“Alhamdulilah semua pihak khususnya para wali mrid bisa memahami kondisi pandemi covid-19 yang memaksa banyak lembaga pendidikan tidak terkecuali SMKN 1 Pujer yang masih belum bias membuka sekolah demi menjaga kesehatan bersama” imbuh Denok.

Dari pantauan portalindonesia di lokasi kegiatan, acara telah mematuhi protokol kesehatan, selain telah tercatat bukti ijin gugus covid kecamatan Pujer, sekolah juga sudah menyediakan banyak tempat cuci tangan, hand sanitizer, termogun dan masker. Terlihat para wali murid sangat interaktif melakukan tanya jawab dengan pihak sekolah. Hingga berita ini diluncurkan, acara masih berlangsung untuk wali murid siswa kelas XI dan berikutnya akan di lanjutkan untuk wali murid kelas XII.

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: