EkonomiPortal Jateng

Pertamina Akan Bikin Pertashop di Seluruh Indonesia

Salah satu Pertashop di Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. (Foto : Tris / Portal Indonesia).

portal-indonesia.com, BANYUMAS –
PT Pertamina ingin Pertashop hadir di seluruh desa di Indonesia. Harapan tersebut disampaikan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahja Purnama, saat acara Pertamina Sapa Pelanggan secara daring dengan konsumen Pertashop di empat daerah, salah satunya di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jumat (04/09/20) kemarin.

“Pertamina akan hadir di mana pun pelanggan berada. Kontak pertamina 135 dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelanggan untuk memenuhi kebutuhan BBM, elpiji, dan lainnya,” kata BTP.

Pada kesempatan itu, BTP menanyakan kepada salah seorang konsumen, Budi. Konsumen tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya Pertashop karena jarak desanya dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) cukup jauh, sekitar 10 kilometer.

BACA JUGA :   Relawan "AMAN" Selenggarakan Konsolidasi Kordes Se - Dapil 6 Pemalang

“Jarak desa saya dengan SPBU cukup jauh, sekitar 10 kilometer,” katanya.

Setelah mendengar jawaban tersebut, BTP meminta kepada Pertamina agar jarak minimal lokasi Pertashop dengan SPBU terdekat ke depan tidak lagi 15 kilometer melainkan 10 kilometer.

Selain berdialog dengan konsumen Pertashop dari empat lokasi, BTP dan Dirut PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyampaikan terima kasih atas kesetiaan pelanggan menggunakan produk-produk Pertamina.

Sementara itu Sales Branch Manager Pertamina Rayon IV Cilacap-Banyumas, Adeka Sangtraga mengatakan, saat ini di Kabupaten Banyumas telah ada empat Pertashop yang berlokasi di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen dan di Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibagor.

BACA JUGA :   Ini Orang Pertama di Kebumen yang Punya Uang Pecahan Rp 75 Ribu

“Di Karangsalam dan Limpakuwus d rata-rata berkisar 700-1.200 liter per hari, sedangkan di Tumiyang dan Pajerukan sekitar 400 liter per hari,” terangnya.

Pantauan Portal Indonesia, Minggu (6/2020) siang di Pertashop Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen, penjualan dalam sehari berkisar 200 liter.

Riski, operator Pertashop di Desa Tumiyang menjelaskan bahwa animo konsumen belum begitu banyak, hal itu dimungkinkan banyak masyarakat yang belum tahu keberadaan Pertashop di wilayah tersebut.

Meski demikian dirinya menyakini lambat laun konsumen akan membeli disitu. Dijelaskan pula untuk BBM yang disediakan yakni jenis Pertamax. (KJ)

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: