EkonomiPortal Jateng

Kerajinan Bambu Ketosari Purworejo Tembus Hingga ke Eropa

Ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Puguh, Desa Ketosari, Kecamatan Bener, Purworejo sedang membuat kerajinan bambu mekarsari. (Foto : M. Fauzi / Portal Indonesia).

portal-indonesia.com, PURWOREJO – Kerajinan bambu Mekarsari, yang dikelola oleh Ibu-ibu Kelompok Wanita Tani ( KWT) di Dusun Pugug RT 03 RW 02 Desa Ketosari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, ternyata telah menembus pasar ekspor sampai ke luar negri

Ketua KWT, Siti Sulaimah mengungkapkan ada 35 macam jenis kerajinan yang dibuat seperti, tas, tempat tissue, tempat snack, tempat piring, sandal dan banyak jenis lainnya yang semuanya berbahan dari bambu.

“Untuk bahan baku semua produk itu menggunakan bambu khusus. Yakni bambu wuluh,” Terang Siti saat dihubungi, Minggu (6/9/2020).

BACA JUGA :   Rumah Berukuran 16 X 8 Meter di Karangtengah Purbalingga Ludes Terbakar

Dijelaskan Siti bahwa tidak semua bambu bisa digunakan untuk kerajinan ini, melainkan hanya bambu wuluh. KWT sendiri memproduksi kerajinan tangan itu sejak tahun 2019.

Di singgung untuk pemasaran, ia mengatakan banyak pemesanan dari Yogyakarta, Jakarta dan ekspor juga ke Malaysia. Bahkan untuk saat ini masih ada pemesanan dari Denmark.

Soal harga, kata Siti cukup bervariasi tergantung tingkat kesulitan dalam membuat barang kerajinan tersebut. Misal barang semakin kecil semakin mahal karena semakin sulit.

Adapun harga jual mulai dari harga Rp 15.000 untuk sandal hotel sampai dengan Rp 150.000 untuk harga tas, dan untuk yang dikasih motif warna harganya sedikit lebih mahal.

BACA JUGA :   Duh, Tiga Bocah di Purwokerto Disodomi Remaja

“Kepada Dinas terkait dan Pemdes, kami berharap untuk memperhatikan kerajinan bambu, karena selama ini kami masih terkendala masalah modal untuk mengembangkan usaha ini,” pungkasnya. (Fauzi)

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: