Portal Jateng

Kapolresta Banyumas Resmikan Kampung Siaga Candi Desa Kalicupak Kidul

Kapolresta Banyumasan, Kombes Pol Whisnu Caraka saat meresmikan Kampung Siaga Candi di Desa Kalicupak Kidul, Kecamatan Kalibagor. (Foto : Sugito / Portal Indonesia)

portal-indonesia. com, BANYUMAS – Desa Kalicupak Kidul, Kecamatan Kalibagor dicanangkan sebagai Kampung Siaga Candi sekaligus Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana atau Bu-RNA, Selasa (28/7/2020) siang. Peresmian Kampung Siaga Candi tersebut merupakan merupakan hasil kerjasama dari Polresta Banyumas dengan Pemkab Banyumas melalui BPBD.

Sebelum sampai ke tempat lokasi peresmian Kampung Siaga Candi, Forkompimda Kabupaten Banyumas Goes sepeda sejauh 700 meter . Bupati Banyumas Ir. Ahmad Husen beserta ibu Erna naik sepeda bersama dan Kapolresta Banyumas didampingi BPBD Banyumas mengunjungi UMKM industri Rumah Tangga roti dan kue milik Udin di RT 02 RW 01.

Tepat pukul 11.05 Wib, acara pembukaan Kampung Siaga Candi dimulai dengan pemukulan gong oleh Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka.
Dalam sambutannya Kapolresta mengatakan, mengapa Kampung Siaga Candi ada di Kalicupak Kidul, dikarenakan hal ini sudah melalui survey dari semua pihak dari tingkat desa dan kecamatan.

BACA JUGA :   Rambut Gimbalnya Dicukur, Atika Minta Bakso dan Buntil

Sehingga terbentuklah Kampung Siaga Candi tahun 2020 karena di desa tersebut ada Ketahanan pangan yang dimiliki dan memenuhi kriteria .Harapannya adalah satu kampung atau satu desa itu siaga terhadap penyebaran dan siaga terhadap dampak kejadian pandemi covid-19 . Dampaknya sangat luas tidak hanya di bidang kesehatan saja ,tetapi di semua bidang ekonomi budaya dan perubahan perubahan ada di suatu daerah yang kena pandemi.

“Hampir seluruh dunia bukan di Banyumas saja. Tetapi kalo kita tetap selalu mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah menjaga jarak sering cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir dan selalu pakai masker kita akan terhindar dari Pandemi penyebaran Covid -19.Inilah yang mendasari terbentuknya Kampung Siaga Candi”, jelas Kapolresta Banyumas.

Selanjutnya Banyumas Ir. Achmad Husein dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Banyumas dengan adanya program Kampung Siaga Candi tersebut. Dikatakan Husein, kepolisian sebagai leader yang memiliki ide gagasan kegiatan Kampung Siaga, khususnya Kapolda Jateng, maka dari itu dinamakan Kampung Siaga Candi.

Bupati berpesan, bahwa pandemi Covid-19 belumlah berakhir. Bahkan di Indonesia sekarang ini cenderung naik menuju puncaknya, belum mengalami penurunan sehingga tetap harus hati-hati dan tetap bekerja dan beribadah.

BACA JUGA :   Babinsa Koramil 11/Loano Sambangi Warga Sedayu, Sosialisasikan TMMD 109

“Hanya sekolah dengan tatap muka belum dapat dilaksanakan karena masih banyaknya OTG (Orang Tanpa Gejala) atau disebut Asimtomatik, sangat banyak di luar rumah kita.

Sedangkan bagi yang mau menggelar hajatan, kata Husein, sudah boleh dilaksanakan dengan kriteria antara lain apabila tuan rumah mengundang tamu 75 orang sampai 150 orang maka harus mengantongi ijin rekomendasi dari Desa, Kecamatan dan Polsek.

Kemudian untuk undangan di atas 150 orang harus ada ijin rekomendasi dari Bupati dan Kapolresta Banyumas. “Untuk tata cara hajatan tetap sesuai dengan protokol kesehatan dan tidak boleh ada meja yang berjejer. Hal ini untuk menghindari klaster kondangan seperti yang terjadi di Kabupaten lain”, terang Bupati.

Di penghujung acara, rombongan forkompinda melihat Kampung Siaga Ketahanan Pangan di Kampung Sumingkir serta melihat tanamab sayuran, cabai, ketimun dan pohon jambu kristal.(Git)

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: