Pemilu
Trending

Anggota DPR RI Aminurokhman Optimis, Koalisi Semut “Teno-Hasjim” Bisa Kalahkan Koalisi Gajah


PASURUAN, Portal-indonesia.com – Ibarat istilah semut melawan gajah, seolah-olah kondisi itulah yang terjadi di perhelatan atau kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Dimana dari istilah semut itu sendiri menggambarkan sebuah gabungan partai koalisi, yang terhimpun pada Pasangan Calon (Paslon) Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo dari partai PDI Perjuangan yang berpasangan dengan Wakilnya Mukhammad Hasjim Asjari dari partai Nasdem.

Yang mana untuk saat ini sendiri juga masih dilakukan komunikasi dengan partai Hanura, terlebih selanjutnya dengan partai-partai lain yang ada.

Sedangkan untuk istilah koalisi Gajah sendiri, berdasarkan dengan perkembangan yang terjadi dilapangan yang digambarkan pada partai besar yang ada di Kota Pasuruan yakni seperti partai Golkar dan juga PKB.

“Kalau nanti ada istilah koalisi Gajah, disini kita akan memakai koalisi Semut. Tapi perlu diingat, Semut itu belum tentu kalah dengan Gajah. Intinya demokrasi ini harus berjalan dengan sehat, kwalitas yang bagus serta rasa persatuan dan kesatuan masyarakatnya tetap dijaga untuk tetap kondusif”. Kata anggota DPR RI Komisi ll, Aminurokhman saat ditemui dikediamannya pada Minggu (26/7) malam.

Berangkat dari niat dan keyakinan untuk membangun Kota Pasuruan yang sungguh-sungguh, dengan gelora semangat yang tinggi Dirinya yang juga mantan Walikota Pasuruan 2 periode pada tahun 2000-2010 itu optimisi bahwa Paslon Teno-Hasjim meraih kursi Walikota Pasuruan periode 2020-2025 kali ini.

BACA JUGA :   Sahabat Hulk All Out, Siap Menangkan Paslon Giat Dengan 80 Persen Suara

“Kita Insya Alloh berikhtiar semaksimal mungkin, dan disini saya punya keyakinan ‘Man Jadda Wa Jadda’ (siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkannya)”. Tambahnya Aminurokhman dengan penuh keyakinan.

Sebagai langkah awal untuk bisa menghantarkan Pasangan Calon (Paslon) Teno-Hasjim pada Pemilukada (Pilkada) Kota Pasuruan, bersama koalisi yang ada Aminurrahman sangat optimis bahwa dalam waktu dekat akan memenuhi persyaratan minimal yakni 6 kursi.

“Yang jelas kita secara internal harus fokus mengkonsolidasi kekuatan yang ada, karena kekuatan yang kita miliki adalah modal kita untuk membangun sebuah strategi dalam meraih keberhasilan pemilukada. Kami optimis dalam waktu dekat persyaratan itu bisa terpenuhi, dan itu modal utama awal”. Ujarnya.

Dan untuk mencapai modal tersebut, selain terus menjalin komunikasi dengan partai yang sudah ada yakni PDI Perjuangan dan Nasdem. Pihaknya juga masih dalam proses melakukan pendekatan dengan partai Hanura, termasuk dengan partai lainnya.

“Kedepan kita terus membangun komunikasi politik dengan lintas partai yang ada, agar terjadi kesamaan visi setelah itu kita gabung bersama”. Tutur sosok yang akrab dengan panggilan Pak Amin.

Dengan dilandasi komitmen sungguh-sungguh membangun Kota Pasuruan berdasarkan kebutuhan masyarakat, Aminurrokhman juga mengatakan bahwa koalisi Paslon Teno-Hasjim bisa memenangkan Pilwali Pasuruan 2020 saat ini.

BACA JUGA :   Sahabat Hulk All Out, Siap Menangkan Paslon Giat Dengan 80 Persen Suara

Sebagai gambaran kondisi Pemerintah di tahun 2021 ini, Ia juga menyampaikan dimungkinkan bahwa sumber dana keuangan Pemerintah juga akan mengalami penyusutan akibat kondisi pandemi Covid 19 dibanding tahun 2020 sekarang.

Maka seorang tugas seorang calon Pemimpin kedepan, menurutnya harus betul-betul pandai memilah serta lebih mengedepankan pada azas tingkat kebutuhan berskala prioritas.

“Untuk itu kita harus mau mendengar aspirasi rakyat seperti apa? (red, Aminurrahman) dan disitulah kita mengawali komitmen bahwa kita ingin bersama rakyat membangun Kota Pasuruan tercinta ini dengan skala prioritas nantinya”. Komitmennya Amin.

Lebih lanjutnya, Amirokhman juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Pasuruan ketika menggunakan hak pilihnya nantinya lebih mengedepankan prinsip demokrasi yang berkwalitas.

“Saya mengajak kepada masyarakat Kota Pasuruan dalam momentum Pilkada ini, ketika memilih Pemimpin tentu harus betul-betul mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi yang berkwalitas, berkapabilitas, integritas dan juga komitmen untuk mau membangun Kota Pasuruan yang lebih maju”. Harapannya.

Serta menurutnya, masyarakat agar lebih berpikir dewasa untuk menghindari segala bentuk pergesekan ataupun permusuhan sepanjang pesta demokrasi Pilwali dilaksanakan dan setelahnya.

“Untuk menuju kesana, tentu harus dicermati siapa figurnya?. (rednya) Perbedaan itu boleh terjadi dalam konteks demokrasi, tapi jangan sampai menimbulkan eksistensi dapat merusak silaturrahmi diantaranya”. Pungkasnya. (Ghana HM)

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: