PemerintahanPortal Jateng

Warga Desa Kemanukan Kecewa Kembalinya 8 Perangkat Desa Yang Mengundurkan Diri

Banner bertuliskan pengunduran diri 8 perangkat Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Purworejo yang terpampang di wilayah desa setempat. (Foto : M. Fauzi / Portal Indonesia).

portal-indonesia.com, PURWOREJO – Paska pengunduran diri 8 perangkat Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang sudah di mediasi antara perangkat Desa beserta Pj Desa setempat yang di fasilitasi oleh Camat Bagelen, kini muncul banner dan spanduk yang terpasang di dekat kantor desa setempat.

Di banner dan spanduk tersebut tertera surat pengunduran diri kedekapan nama- nama perangkat Desa yang mundur serta ada tanda tangan di atas materai, serta bertulisan INGAT – INGAT.

Saat Portal Indonesia menemui beberapa warga Desa Kemanukan, Minggu (26/7), beberapa warga membenarkan pemasangan banner dan spanduk sindiran tersebut. “Benar mas, kami dari warga Desa Kemanukan yang masang banner dan tulisan pilok bertulisan 8 perangkat yangmengundurkan diri tersebut”, ungkap HD, salah seorang warga Kemanukan.

BACA JUGA :   Rumah Berukuran 16 X 8 Meter di Karangtengah Purbalingga Ludes Terbakar

Ditandaskan, bahwa spanduk dan banner yang mereka pasang adalah wujud kekecewaaan terhadap sikap para perangkat desa yang dinilai plin-plan. Pasalnya, kenapa sudah mengundurkan diri kok masih tetap bekerja padahal warga sudah menyetujui kalau memang mau mundur.

” Ibarat pepatah air ludah sendiri sudah di buang kok masih di jilat lagi,padahal perangkat Desa adalah orang yang kami kedepankan dan kami junjung tinggi martabatnya kenapa ini malah seperti anak kecil”, bebernya.

Sementara itu Pj Desa Kemanukan, Bambang Wisnu saat di konfirmasi via whatshaap terkait spanduk dan banner yang dipasang oleh warga tersebut, hingga berita ini di turunkan belum ada jawaban. (Fauzi)

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: