Portal Jateng

Warga Kebumen Tangkap Pria Stres Usai Berbuat Tak Senonoh Terhadap Anak Kecil

Turut, pria stres yang ditangkap warga saat berada di Balai Desa Kebagoran, Kebumen. (Foto : Wahyudin / Portal Indonesia).

portal-indonesia.com,KEBUMEN – Warga RT 03 RW 02 Desa Kebagoran, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Senin (20/7) siang dikejutkan teriakan meminta tolong dari salah satu rumah warganya. Sebut saja Bunga (6) yang dibopong dan digagahi orang tak dikenal. Melihat hal tersebut, orang tua korban berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar suara minta tolong berhamburan keluar dan mengejar pelaku yang lari ke arah utara menuju ke pinggir sungai dan akhirnya bisa diamankan oleh warga. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke pihak Pemdes Kebagoran.

Sekertaris Desa Kebayoran, Rasiman yang didampingi Sertu Sugiarto Babinsa Desa Kebagoran yang dihubungi Portal Indonesia membenarkan peristiwa itu.

BACA JUGA :   Disinyalir Terjadi Penyimpangan, Ormas di Kebumen Sidak e-Warong

Rasiman membenarkan bahwa ada telpon ke Kepala Desa Kebagoran yang melaporkan masyarakat telah menangkap seorang penculik anak dan Kepala Desa meng intruksikan segera dibawa ke Balai Desa untuk dimintai keterangan.

Diperoleh informasi, nama pelaku diketahui bernama Turut, alamat Dukuh Era Gombong, Desa Kalikudu Kecamatan Karangsambung. Saat ditanya punya istri, dijawab punya, dan mengaku punya dua anak. Saat ditanya bawa KTP apa tidak, ternyata setelah digeledah di dalam saku celananya cuma ada dua puntung rokok.

Setelah berkoordinasi dengan Polsek dan menghubungi warga Era Gombong, Desa Kalikudu, melalui telepon, dikatakan bahwa memang betul Turut itu warga Kalikudu, namun memiliki penyakit kejiwaan atau stres.

BACA JUGA :   Duh, Tiga Bocah di Purwokerto Disodomi Remaja

Dijelaskan pula jika Turut sering berjalan kaki kemana-mana, kalau ada mobil biasanya dia sering pegang-pegang mobil. Tetapi juga harus hati hati dengan anak kecil, terutama perempuan dan orang dewasa perempuan kalau sedang sendiri atau jalan sendiri sering meraba-raba atau pegang pegang ataupun suka melakukan kekerasan sex kepada perempuan, terang tetangga pelaku.

Setelah mengetahui informasi kondisi Turut, Kepala Desa Kebagoran dan anggota Polsek Pejagoan memediasi dan meminta surat perjanjian dengan orang tua Bunga. Serta meminta agar Turut dibawa ke Puskesmas Pejagoan guna dicek kondisi kejiwaanya. Apabila Turut terbukti tidak sakit jiwa, kasus tersebut akan dilimpahkan ke polisi untuk melakukan proses hukum.(Wahyudin).

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: