Portal Jateng

Begini Pesan dari Penggali Kubur di Kebumen Yang Menjadi Sebuah Permenungan

Buang (56) penggali kubur yang mendadak viral setelah videonya diunggah ke media sosial. (Wahyudin / Portal Indonesia).

portal-indonesia.com, KEBUMEN – Sosok Buang (56) mendadak viral di medsos khususnya area Kebumen, setelah videonya diunggah oleh seseorang. Dalam video tersebut, pria yang berprofesi sebagai penggali kubur dan pemburu ular ini bercerita seputar orang yang meninggal dunia itu tidak akan membawa jabatan maupun harta bendanya.

Dalam video berdurasi sekitar 5 menit itu, Buang dengan bahasa ngapak mengatakan : “Kiye dadi wong ora usah dibangga- banggakan sugieh, jabatane, kedudukane. Nek sampean wis pada seda, umahe kiye paling 2 meter persegi, nek sampean ora ngandel mapana kiye tek gawekna gratis, siji sangune amal jariyah, sodakoh karo anak soleh”, katanya yang di amini orang disekitar liang kubur.

BACA JUGA :   Ditreskrimum Polda Jateng Ungkap Kasus Curat dan Curas

Kemudian ia sempat mempraktekan posisi tidur di liang lahat dengan merebahkan tubuhnya.

Mungkin apa yang dikatakan pria penggali kubur itu terkesan klise dan biasa-biasa saja. Namun tidak sedikit netizen yang kemudian menjadikannya sebuah bahan permenungan, bahwa hanya amal perbuatan perbuatan dan doa dari anak soleh yang menjadi bekal di akhirat kelak.

Profesi jadi penggali kubur, ia tekuni karena niatnya menolong bukan semata-mata karena uang. Panggilan jiwa, katanya. Walau terkadang kerap mendapatkan cacian dari warga. Kalau ada orang meninggal harus ikut mengurus memandikan, mengkafani kadang kadang sampai subuh dan langsung menggali tanah kuburan.

Padahal, katanya ada kendala saat menggali tanah. Seperti tanah yang berbatuan dan harus berpindah tempat. Namun hal yang membuatnya terharu bahagia adalah ketika ia ikut menguburkan jenazah dan memasukannya ke liang lahat.

BACA JUGA :   Diringkus, Pria Ini Ketahuan Curi 3 Unit Handphone Milik Tetangga

Selain menggali kubur, pekerjaan Buang lainnya adalah mencari binatang khususnya ular. Bahkan ia selalu siap sedia jika dimintai tolong orang untuk menangkap ular. “Tidak ada biayanya, gratis”, katanya. (Wahyudin)

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: