PemerintahanPortal Jatim
Trending

Jaga Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Pemkab Bondowoso Kembangkan Padi Varietas Unggul

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat menyampaikan sambutan dalam acara Seminar Sehari Pengembangan Padi Varietas Unggul Lokalaga

Portal-Indonesia.com, Bondowoso – Pemkab Bondowoso tengah menggalakkan pengembangan padi varietas unggul. Tujuannya untuk mendukung ketahanan pangan di era pandemi Covid-19.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menjelaskan, padi varietas unggul bernama HMS 400 akan dikembangkan di desa Suger Lor Kecamatan Maesan.

“Hal ini merupakan sebuah ikhtiar kita dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam hal kecukupan pangan di tengah pandemi Covid-19, ” ungkapnya saat memberi sambutan Seminar Sehari Pengembangan Padi Varietas Unggul Lokal di Pendopo Bupati, Selasa (14/7/2020).

Bupati Salwa berharap pengembangan kualitas dan kuantitas padi varietas unggul dapat diaplikasikan dengan baik sehingga mampu berdampak pada peningkatan ekonomi petani dan masyarakat.

BACA JUGA :   Sahabat Hulk All Out, Siap Menangkan Paslon Giat Dengan 80 Persen Suara

Sementara Didik Hermanto SE., Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (LPMM) DPD Kabupaten Bondowoso mengatakan, Bondowoso dipilih sebagai Kabupaten pertama pengembangan varietas unggul HMS 400 karena pendapatan per kapita paling rendah.

Didik menjelaskan bahwa varietas tersebut memiliki banyak keunggulan dibanding varietas lainnya. Baik dari segi usia, kuantitas hingga tingkat kerontokan.

Menurutnya, kelangkaan pupuk bersubsidi tidak akan mempengaruhi pengembangan varietas unggul. Pasalnya, varietas ini menggunakan pupuk organik.

“Di Desa Suger Lor, ada tiga item yang diuji coba. Cuma perlakuannya berbeda. Yang paling bagus ternyata organik,” tandasnya.

Jika uji coba di desa Suger Lor berhasil, maka pengembangan varietas unggul HMS 400 akan diaplikasikan di tempat lainnya. Bahkan, pihaknya berkomitmen untuk mengawal proses pengembangan varietas unggul hingga seterusnya.

BACA JUGA :   Pengelola dan Pengunjung Cafe Kelabakan Kena Denda tidak Patuhi Protokol kesehatan

“Anggarannya, kita bersinergi antara pusat dengan daerah,” pungkasnya.

Reporter: Abror Rosi

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: