Pura-pura Beli HP, Pria di Purbalingga Ini Malah Bawa Kabur Motor Korbannya

  • Whatsapp
TF (29), warga Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, tersangka kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor.

portal-indonesia.com, PURBALINGGA – Modus penipuan makin beragam saja, mulai dari berpura-pura membeli barang korban dan lain sebagainya yang ujung-ujungnya dibawa kabur oleh pelaku. Seperti yang terjadi di wilayah hukum Polsek Mrebet Polres Purbalingga ini.
Berdalih pura-pura membeli handphone, eh malah sepeda motor calon penjual handphone justru dibawa kabur pelaku.

Kapolsek Mrebet Iptu Edi Surono saat memberikan keterangan, Minggu (12/7/2020) mengatakan tersangka kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor yaitu TF (29) warga Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Sedangkan korban bernama Fitra Suretno (27) warga Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, PurbaIingga.

Bacaan Lainnya

“Modus yang dilakukan tersangka yaitu meminjam sepeda motor dengan alasan untuk menjemput teman. Namun sepeda motor tersebut dibawa kabur tidak dikembalikan,” kata kapolsek.

Aksi kejahatan tersebut terjadi sekitar bulan Januari 2020. Tersangka menghubungi korban dengan dalih membeli handphone korban. Setelah disepakati harga, kemudian tersangka mengajak korban bertemu.

Korban datang ke rumah tersangka dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat R-3211-AV. Lalu korban diajak pelaku untuk menemui temannya yang akan membeli handphone tersebut.

Saat sampai di jalan raya Dukuh Liru, Desa Binangun Kecamatan Mrebet, tersangka kemudian meminjam sepeda motor dengan dalih untuk menjemput teman.

“Namun saat ditunggu sampai lama tersangka tidak kembali ke lokasi tersebut. Akhirnya korban yang merasa telah ditipu kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Mrebet,” kata kapolsek.

Saat akan dilakukan penangkapan tersangka sudah kabur tidak berada di rumahnya. Namun sepeda motor korban berhasil diidentifikasi dan diamankan di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Tersangka berhasil diamankan Jumat (10/7/2020) setelah bekerja sama dengan kepolisian Sektor Pulosari Polres Pemalang. Tersangka ternyata melakukan aksi yang sama di wilayah Kabupaten Pemalang.

“Tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP Subs Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Karena melakukan kejahatan di dua lokasi berbeda maka akan dilakukan proses terlebih dahulu di Polsek Pulosari Polres Pemalang,” pungkasnya. (tris)

Tinggalkan Balasan