Pendidikan
Trending

Workshop SMKN 1 Cermee Hadirkan Penulis Buku Cara Gila Membangun SMK

Penulis Buku Cara Gila Membangun SMK, Daris Wibisono Setiawan Sedang Memaparkan Bukunya

BONDOWOSO, portal-indonesia.com – Agenda tahunan sekolah menyambut datangnya tahun ajaran baru tentu saja adalah pelaksanaan workshop pengembangan kurikulum. Tak terkecuali, SMKN 1 Cermee mengadakan workshop mulai hari ini (09/7) hingga selasa (14/7) bertempat di aula SMKN 1 Cermee. Menariknya, workshop tahun ini SMKN 1 Cermee mengundang penulis buku Cara Gila Membangun SMK yakni Daris Wibisono Setiawan.

Kepala SMKN 1 Cermee, Bambang Prayitno mengaku sengaja mengundang penulis buku tersebut untuk menebarkan virus-virus kiat progresif membangun SMK dengan cara yang luar biasa.

“Alhamdulilah sudah selesai baca bukunya, gila yang ditulis dalam buku tersebut kalau bahasanya mas menteri (red: Mendikbud) adalah guru penggerak, dan itu sangat penting untuk para warga SMKN 1 Cermee” ujar Bambang dalam sambutannya.

BACA JUGA :   Tingkatkan Minat Baca Siswa, MI Al Azhar Hadirkan Bazar Buku

Workshop pengembangan kurikulum SMKN 1 Cermee sendiri mengingat dilaksanakan pada masa transisi pandemi covid-19 menuju era new normal maka dari awal pelaksanaan kegiatan benar-benar mengikuti protokol kesehatan, utamanya wajib penggunaan masker, disediakannya tempat cuci tangan, dan jaga jarak pelaksanaan workshop. Sehingga, terlihat pula peserta workshop yang mengikuti kegiatan dari luar ruangan dengan jarak yang ideal.

Pembukaan workshop sendiri dibuka langsung secara resmi oleh Kacabdin Jatim wilayah Bondowoso Drs. H. Sugiono Eksantoso, M.M yang dikenal sangat gigih dan rajin melakukan road show ke lembaga-lembaga pendidikan SMK/SMA di kabupaten Bondowoso dan Situbondo terkait kesiapan memasuki era new normal menyambut tahun ajaran baru 2020/2021.

BACA JUGA :   Pelatihan Industri Kecil Aneka Kue Berbasis Agro di Desa Sumberejo

Bedah buku Cara Gila Membangun SMK yang dikemas dalam paparan materi siap gila membangun SMK terliha para peserta workshop tergugah semangatnya kembali untuk membangun sekolahnya dengan cara-cara gila yang disampaikan peulis bukunya.

“Jika guru sudah tidak mau belajar akan jauh lebih baik tidak usah mengajar, membangun SMK yang sudah diberikan stigma penyumbang pengangguran terbesar di Indonesia hanya bisa dilakukan dengan cara-cara yang gila” tegas penulis buku yang juga pengurus Dewan Pendidikan Bondowoso tersebut dengan semangat.

Reporter: Chandra

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: