Peristiwa DaerahPortal Jatim
Trending

Warga Menuding Panitia PRONA Tahun 2017 Desa Kertosari diduga Tak Bertanggungjawab

Bapak Tris Salah satu warga Desa Kertosari Dusun Belikeran  yang menyerahkan uang 750rb biaya Prona 2017

Portal-indonesia.com, Situbondo – Sertifikat Prona yang merupakan program Joko Widodo Presiden Republik Indonesia yang diberikan gratis kepada masyarakar Indonesia, ternyata tidak di Desa Kertosari kecamatan Asembagus kabupaten Situbondo.

Untuk mendapatkan sertifikat Prona warga Dusun Belikeran Desa Kertosari  harus rela membayar dengan biaya sebesar Rp. 600.000,- sampai Rp. 750.000,- kepada pihak Pemerintahan Desa.

Pak Tris (51) warga Dusun Belikeran mengaku ” saya telah mendaftar program Prona Tahun 2017 dan sudah menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp 750.000,- untuk satu bidang tanah. Terangnya. Selasa,(7/7/2020)

“Saya sudah membayar biaya Sertifikat Prona dan menyerahkan Akta Tanah kepada salah satu Perangkat Desa yaitu ke pak Rudi di Balai Desa waktu itu”. Ngakunya.

Sampai sekarang tanpa kepastian Sertifikat belum terbit, Kami sebagai warga mohon kejelasan dan pertanggungjawaban panitia apakah bisa diterbitkan atau tidak, kalau memang tidak bisa diterbitkan kami mohon uang pendaftaran dan berkas Akta tanah di kembalikan karena sudah tiga Tahun kami sudah menunggu terlalu lama.Tambahnya.

BACA JUGA :   Tolak Tembakau dari Luar Probolinggo, Mahasiswa dan Petani Tembakau Ini Turun Jalan 

Harapan Kami sebagai warga kecil kepada Kades yang sekarang menjabat agar bisa memfasilitasi supaya ada kejelasan dan kami mohon Bapak Rudi Selaku Penerima berkas dan Administrasi Prona Tahun 2017 untuk memberikan penjelasan kepada saya dan kepada warga dusun Belikeran yang sudah mendaftar Prona.

“Jangan Bodohi kami sebagai Warga Kertosari ini”.Tutupnya.

Rudi,Perangkat Desa Kaur Pemerintahan yang merupakan salah satu Panitia PRONA Tahun 2017 melalui via telpon Menjelaskan terkait penyelesaian Sertifikat Prona yang di mohon warga dan uang pendaftaran prona 2017. dia dengan tegas mengatakan untuk Pendaftaran Prona tidak ada yang tersisa semua sudah selesai sesuai yang sudah terdaftar.

Rudi juga menambah untuk jumlah pemohon saya sudah
lupa, saya hanya membantu dan soal uang Pendaftaran Program Prona saya tidak pernah menerima uang pendaftaran dan tidak tau mas,”ngakunya.

BACA JUGA :   Kinerja KPU Dianggap Tidak Netral, Ratusan Massa Unjuk Rasa

Hosnan Samroni selaku Kades Desa Kertosari mengatakan Prona tersebut di Desa Kertosari tahun 2017 itu program kepala Desa yang lama di bawah Pimpinan H.Holil (Mantan Kades) kades yang dulu ,”dalihnya

Kades Desa Kertosari berjanji akan memfasilitasi semua keluhan dan persoalan yang terjadi pada warga Desa Kertosari dan akan berkoordinasi, ini Amanah bagi saya sebagai kades biar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan, sebab persoalan ini sangat rawan apalagi soal pelayanan yang cukup lama ini ,”tutupnya tegas.

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: