Portal Jateng

Melongok Situs Makam Mbah Lancung di Desa Donorojo Kebumen

Juru kunci dan perwakilan keluarga Mbah Lancung di depan makam yang sedang diupayakan dijadikan wisata religi. (Foto : Wahyudin / Portal Indonesia)

portal-indonesia.com, KEBUMEN – Di wilayah Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah terdapat sebuah situs makam ‘Mbah Lancung’. Untuk lebih mengetahui
sejarah singkat situs makam tersebut, Portal Indonesia mendatangi juru kunci makam, Minardi di pedukuhan Kaliputih, Desa Donorojo, Sempor, Selasa (7/7/2020).

Makam yang terletak di tanah milik Perhutani itu merupakan makam Nbah Resandaka atau yang dikenal dengan Mbah Lancung, seorang tokoh yang membuka desa di blok kali Lancung dan mendirikan perkampungan yang sudah berdiri 5 rumah di blok tersebut.

Seebelum jadi perkampungan, Belanda datang menyerang perkampungan blok Kali Lancungg dan blok Binangun. Bentrok pun tak dapat terhindarkan. Dengan gagah berani Mbah Resandaka melawan Belanda. Hingga akhirnya dengan tipu daya, kelemahan Mbah Resandaka diketahui oleh Belanda dan ditembak 2 peluru yang dicampuri kotoran ayam (Lancung), peluru bisa menembus badan Resandaka gugur dan dimakamkan di blok kali Lancung.

BACA JUGA :   Ditreskrimum Polda Jateng Ungkap Kasus Curat dan Curas

Sejumlah warga masyarakat Kaliputih, diantaranya Minardi, Marsudi, Kasron dan Mukarno memiliki impian blok makan Mbah Lancung itu dijadikan tempat wisata religi, sehingga bisa mengenang dan merawat makam tersebut. “Karena Mbah Lancung ini kan tokoh dari Kali Putih”, kata Minardi.

Keinginan tersebut disampaikan perwakilan keturunan Mbah Lancung kepada Kepala Desa Donorojo, Admin. Kades Donorojo sendiri mengapresiasi keinginan masyarakat dukuh Kaliputih sebagai bagian dari aspirasi masyarakat yang perlu didukung, terlebih salah satu misi dan visi Admin saat mencalonkan Kades, yaitu memprogramkan desa pariwisata yang tentunya mengikuti aturan – aturan yang berlaku.

Dikatakan Admin, Kepala desa cuma mengetahui, adapun wewenang ijin itu harus ke Perhutani karena tanah blok kali Lancung berada di tanah milik Perhutani. Ia pun menganjurkan supaya berkoordinasi dengan Erwin selalu Ketua LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan). “Untuk masalah mekanisme dan perijinan kami pasti bantu”, terang Admin.

BACA JUGA :   Dandim Purworejo Sambangi Tokoh Agama Desa Sedayu

Ditemui terpisah, Ketua LMDH Donorojo, Erwin mengatakan siap membantu dan mendampingi warga Kali Putih tentang cara mendapatkan ijin pendirian tempat pariwisata ke pihak Perhutani, dari menemui Mantri, Asper, Sinder, dan Administratur di Purworejo. (Wahyudin).

Tags

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: