Portal DIY

1.900 Lurah dan Pamong Kalurahan se-Sleman Syawalan Bersama

12
×

1.900 Lurah dan Pamong Kalurahan se-Sleman Syawalan Bersama

Sebarkan artikel ini
1.900 Lurah dan Pamong Kalurahan se-Sleman Syawalan Bersama
Saling jabat tangan mewarnai acara syawalan paguyuban lurah dan pamong kalurahan se Sleman (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Paguyuban lurah dan pamong kalurahan se-Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tergabung dalam Suryo Ndadari gelar syawalan bersama di gedung serbaguna Pemkab Sleman, Rabu (3/5/2023).

Selain dihadiri oleh sekitar 1.900 lurah dan pamong kalurahan se Kabupaten Sleman acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Sekda Sleman Hardo Kiswoyo serta para pejabat Pemkab Sleman.

“Meski saat ini para lurah dan pamong kalurahan se Kabupaten Sleman syawalan bersama di tempat ini, namun layanan masyarakat di Semua kalurahan se Kabupaten Sleman tetap berjalan, sehingga kegiatan ini tidak mengganggu layanan masyarakat,” ketua ketua panitia penyelenggara Sukiman Hadiwijoyo.

Menurut Sukiman, Syawalan Suryo Ndadari kali ini mengangkat tema “Menuju Kalurahan Berbudaya dan Profesional”.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara lurah dan pamong kelurahan dengan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Sementara ketua Suryo Ndadari, Irawan, dalam sambutannya menyampaikan tiga permintaan paguyuban Suryo Ndadari kepada Pemerintah Kabupaten Sleman. Yaitu pemberian santunan purna tugas bagi lurah dan pamong kalurahan yang telah habis masa bhaktinya, pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anak-anak lurah dan pamong, serta pemberian Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi lurah dan pamong yang purna tugas.

1.900 Lurah dan Pamong Kalurahan se-Sleman Syawalan Bersama
Ikrar sayawalan yang diwakili oleh ketua Suryo Ndadari Irawan dan diterima oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (Brd)

“Tahun lalu kami juga mengajukan permintaan kenaikan pemberian penghasilan tetap (Siltap) bagi seluruh lurah dan pamong kalurahan dan telah dikabulkannya. Sedang tahun ini kami mengajukan tiga permohonan tersebut semoga juga dikabulkan,” kata Irawan.

Menanggapi usulan tersebut, Bupati Sleman menyatakan akan bersama jajarannya melakukan kajian tentang ada tidaknya dana untuk memenuhi permintaan tersebut, juga melakukan kajian terkait perundang-undangan sebagai payung hukum.

Menurut Kustini, Pemkab Sleman tidak bisa melakukan pembangunan tanpa bantuan para lurah dan pamong kalurahan se Sleman. Oleh Karenanya dalam memajukan pembangunan di Sleman maka sinergitas antara perangkat kalurahan dan Pemkab Sleman sangat diperlukan.

“Untuk dapat meningkatkan kesejahteraan lurah dan pamong kalurahan, memang harus ada sinergi Pemerintah kalurahan dan Pemkab Sleman. Dengan sinergitas tersebut maka pembangunan di Sleman bisa berjalan baik seperti yang terjadi saat ini,” kata Kustini.

Di penghujung acara, para peserta syawalan melakukan saling jabat tangan, diawali berjabat tangan dengan bupati dan wakil bupati serta para pejabat Pemkab Sleman yang hadir pada acara tersebut. (Brd)